Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi penganiayaan yang dilakukan oknum preman pasar terhadapa seorang pria tua viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram @medanheadlines.news, Rabu (2/6/2021) tampak seorang pria muda marah pada bapak-bapak sambil memegang sebatang kayu. Peristiwa itu disebut terjadi di Kelambir V Medan.
Tak lama kemudian, pria bertopi itu memukuli bagian kepala bapak-bapak yang tampak tak sanggup melawan.
"Apa? Apa?" ujar si preman sambil melotot.
Bapak tersebut terlihat hanya bisa tertunduk meminta ampun pada preman yang sedang menganiayanya.
Beberapa saat kemudian, seorang wanita datang melerai. Ia menahan preman tersebut agar tak melanjutkan aksi penganiayaan. Para pedagang dan pengunjung pasar pun tampak tak tega melihat pria tua tersebut dipukuli.
"Hei, hei, kau berani jangan sama yang tua!" ujar wanita itu.
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam tanggapan. Sebagian besar dari mereka merasa tak tega melihat pria tua diperlakukan kasar oleh preman pasar.
Mereka lantas mengecam tindakan beringas yang dilakukan si preman.
Baca Juga: Genjot Fisik dan Jaga Kekompakan, PSMS Medan Gelar Latihan di Pantai
"Nggak punya hati nurani," tulis warganet dengan akun adementarihrp.
"Tangkap dan asingkan ke tengah laut," tulis warganet lain dengan akun syahruddin27_.
"Jangan cuma minta maaf, penjarakan!" tulis warganet dengan akun yani_kennedy.
"PR kecil penegak hukum menangkap pria viral tersebut, PR besarnya adalah bagaimana agar hal-hal kejahatan sosial tersebut dapat diminimalisir dan kalau bisa tidak terjadi lagi. Bukan rahasia umum keresahan-keresahan tersebut marak terjadi," tulis warganet lain dengan akun bobby.dalimunthe.
Video selengkapnya dapat dilihat di sini.
Berita Terkait
-
Soal Tabung Oksigen Kosong di RSUD Pirngadi Medan, Begini Kata Bobby Nasution
-
Terlalu Semangat Kondangan, Bapak Ini Auto Putar Balik Pas Lihat Nama Pengantin
-
Begal Sadis Tusuk Korban di Lampu Merah Saat Ramai Warga Dibekuk Polisi
-
Genjot Fisik dan Jaga Kekompakan, PSMS Medan Gelar Latihan di Pantai
-
Tracing Covid-19, Bobby Nasution Tinjau Langsung Swab 150 Warga
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
-
Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut
-
Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!
-
KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar
-
Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat
-
Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran