Suara.com - Seorang pria bernama Edi Hotma Siahaan ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Apartemen Gateway, Tower D lantai 8A, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (3/6/2021) malam kemarin.
Kanit Reskrim Polsek Pesanggrahan, AKP Achmad Fajrul Choir mengakatakan korban telah hilang kontak selama seminggu.
"Korban sebagai adik kandung dari saudari Risma Rosalina Siahaan, selaku pemilik apartemen dan sudah kehilangan kontak selama satu minggu. Terakhir telepon tanggal 27 Mei 2021," kata Fajrul lewat keterangan tertulisnya, Jumat (4/5/2021).
Adapun kronologi penemuan jenazah itu berawal dari paman korban diminta untuk mendatangi apartemen, karena telah hilang kontak selama seminggu.
"(Saksi) mempunyai kunci cadangan apartemen tersebut langsung masuk ke dalam ruangan apartemen," kata Fajrul.
Kata Fajrul, ketika saksi memasuki ruangan apartemen, sudah mencium aroma busuk yang menyengat. Saat itu juga saksi melihat korban dalam posisi terlengkup.
"Posisi korban terlengkup di depan bawah tempat tidur, Korban dalam kondisi membusuk berwarna hitam dan bau menyengat. Saksi langsung melaporkan ke bagian pengelola apartemen dan melaporkan ke polisi," jelasnya.
Namun kata Fajrul, diketahui korban memiliki riwayat penyakit. Berdasarkan keterangan dari keluarganya korban mengidap kanker usus.
Setelah penemuan itu, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Fatwati Jakarta Selatan untuk dilakukan pemeriksaan.
Baca Juga: Ini Penyebab Kematian Pria dengan Kepala Membusuk di Rawa Tulangbawang
"Menggunakan standar penanganan korban Covid-19 untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!