Suara.com - Eks pentolan FPI Novel Bamukmin merespons soal kebijakan sertifikasi pendakwah yang digaungkan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang merupakan bagian dari wawasan kebangsaan. Dia menganggap jika para pendakwah sudah pasti memiliki pemahanan soal kebangsaan.
Justru, Wasekjen Persaudaraan Alumi (PA) 212 jika kegaduhan yang terjadi di Indonesia karena para pejabat haus akan kekuasaan.
“Namun, yang jadi masalah adalah para pengelola negara ini yang memaksakan kehendak ambisi politik mungkarnya sehingga bangsa ini dibuat gaduh terus,” ujar Novel seperti disitat dari Hops.id--jaringan Suara.com, Minggu (6/6/2021).
Dia pun juga menyebutkan kaitan dari tudingan rakus jabatan para pejabat negara itu membuat para pemuka agama menjadi sasarannya.
“Justru ulama yang istikamah malah menjadi korbannya,” kata dia.
Meski begitu, Novel mengaku tak mempermasalahkan kebijakan sertifikasi penceramah yang diterapkan Menag Yaqut. Alasannya, kebijakan tersebut tidak melanggar apa yang tertera dalam kitab suci Al-Qur’an.
“Justru sertifikat tidak bisa diberikan kepada oknum ustaz yang terindikasi sebagai kelompok pendukung penista agama,” kaa dia.
Namun, Novel menuding jika ada pejabat negara yang diberikan mandat untuk mengurusi soal keagamaan tapi dangkal memahami agama. Hal itu, kata dia yang memicu masyarakat gampang terpecah bela menanggapi soal isu agama.
“Bahkan membuat gaduh negara ini dengan pernyataan nyeleneh yang menyulut umat Islam,” kata Novel.
Baca Juga: RESMI! Indonesia Batalkan Pemberangkatan Haji Tahun 2021
“Bahkan diduga cuma lulusan SMA bisa mengatur agama maka kata Rasulullah tinggal tunggu kehancurannya saja."
Tanggapan Netizen
Pernyataan Novel itu pun dikomentari oleh netizen dengan menduga sindiran tersebut dilayangkan untuk Menag Yaqut.
“Nyinyir tanpa berfikir team menteri agama banyak ahlinya, yang nyinyir berarti takut tidak lolos sertifikasi karena kemampuannya memang belum ada, hanya dipaksakan,” komentar warganet.
“Terus yang menjadi menteri agama harus nya lo gitu? Lo emangnya tau masalah agama?” timpal warganet lain.
“Kena lo Yaqut!” tutur warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat