Suara.com - Restoran makanan cepat saji McDonalds sempat viral lantaran mengundang kerumunan ojek online (ojol) akibat adanya promo paket BTS Meal. Hal itu justru membuat para pengemudi ojol merasa dirugikan.
Seperti salah satunya M Fajar (21), pengemudi ojol yang sempat ikut mengantre berdesakan di gerai McDonalds Stasiun Gambir, Jakarta Pusat. Fajar awalnya menceritakan, kalau semua bermula dari adanya promo paket BTS meal yang dikeluarkan McDonalds.
Pesanan terus berdatangan ke aplikasi lewat gawai yang ia dan teman-temannya pegang. Fajar mengatakan, sebenarnya tidak mau mengambil pesanan tersebut mengingat para pengemudi lain sudah mengantre berdesakan.
"Semua lagi dapat orderan, pihak restauran lagi buka promo besar besaran se-Indonesia. Kita sih sebenarnya tak mau berkerumunan, sedangkan aplikasi selalu aktif," kata Fajar ditemui di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (9/6/2021).
Menurutnya, adanya kejadian ini membuat rugi para pengemudi ojol. Selain karena waktu yang terbuang, pesanan justru terancam digagalkan.
"Kalau dicancel, driver yang rugi, pengennya pihak McDonalds yang cancel biar kita nggak rugi. Tapi memang beberapa driver ada yang nggak mau juga, karena sudah nunggu lama dari pagi jadi nggak dapat apa-apa," tuturnya.
Berdasarkan pantauan terkini Suara.com pada pukul 15.30 WIB sudah tak nampak lagi kerumunan ojek online yang mengantre untuk mengambil pesan atas promo makanan cepat saji tersebut.
Kekinian tampak gerai ditutup rapat, lampu-lampu di dalamnya turut dimatikan. Tampak hanya terlihat beberapa orang pegawai sedang berbenah dalam gerai.
Di depan pintu gerbang gerai McDonalds Gambir tersebut tampak sebuah segel ditempel. Terlihat bahwa segel tersebut bertuliskan bahwa gerai ditutup sementara waktu.
Baca Juga: Launching BTS Meal Bikin Kerumunan, Wagub DKI ke McD: Kami Tak Segan Beri Sanksi
Berita Terkait
-
Penampakan Kerumunan Ojol Antre BTS Meal di McDonald
-
BTS Meal McDonald's di Medan Picu Kerumunan, Camat: Kalau Tak Bisa Dibilangi Disegel!
-
Launching BTS Meal Bikin Kerumunan, Wagub DKI ke McD: Kami Tak Segan Beri Sanksi
-
Curhat Ojol Orderan BTS Meal: Antre Berjam-jam, Berakhir Dibubarkan Petugas
-
Heboh BTS Meal McD, Pengunjung : Memang Menunya Apa sih?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
DPR Sebut Tragedi di Kawasan IMIP Alarm Nasional, Desak Evaluasi Total Tata Kelola Lingkungan
-
Desakan Tarik Brimob dari Pengamanan Sipil Menguat, Polri: Ini Ulah Individu, Bukan Struktural
-
Karier Alex Noerdin: Dari Anak Tentara Hingga Gubernur Sumsel
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku
-
Selain Kades, KPK Seret Eks Wabup dan Eks Ketua DPRD Pati Jadi Saksi Kasus Pemerasan Sudewo
-
Usulan KSPI THR H-21 Ditolak! Ini Kata Menaker Soal Batas Waktu Pembayaran THR Idulfitri 2026
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Perusahaan Pelanggar THR: Jangan Jadi Pola Menahun