Suara.com - Komisi I DPR RI memutuskan melakukan lockdown usai mendapati sejumlah anggotanya positif Covid-19. Bukan hanya anggota, Wakil Ketua Komisi I Abdul Kharis mengatakan beberapa tenaga ahli dan staf mereka juga positif Covid-19.
Akibat ada sejumlah orang yang positif Covid-19, Abdul mengatakan sejak Senin, Selasa, dan Rabu pekan ini ruangan Komisi I dikosongkan untuk dilakukan sterilisaai.
"Komisi I sedang lockdown. Ada beberapa anggota, tenaga ahli, dan staf, juga OB yang juga positif Covid-19," kata Abdul secara daring dalam agenda diskusi DPR, Selasa (15/6/2021).
Ia menjelaskan prosedur testing menggunakan metode swab PCR juga langsung dilakukan kepada seluruh pihak yang bekerja di ruang Komisi I.
"Alhamdulillah hari ini, saya sih kemarin sudah PCR dan negatif. Alhamdulillah.
Kekinian berdasarkan informasi yang diterima, Abdul mengabarkan bahwa ada penambahan kasus positif Covid-19 yang terjadi kepasa staf Komisi I. Kendati demikian ia tidak merinci total orang yang positif.
Namun ia memastikan lockdown masih diberlakukan setidaknya hingga pekan ini.
"Komisi dalam tiga hari ini, bahkan sampai Jumat tidak ada kegiatan," tandasnya.
Baca Juga: Sri Mulyani Resah Gelisah karena Kecepatan Vaksinasi Covid-19 Tidak Merata
Berita Terkait
-
Terus Menipis, Kapasitas Isolasi RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Sisa 22 Persen
-
Mulai Hari Ini, Calon Penumpang di Pelabuhan Semayang Wajib GeNose Bayar Rp 40 Ribu
-
Ruang Isolasi Pasien COVID-19 di Ragunan Hanya Bisa Tampung 10 Orang Lagi
-
Kasus Covid-19 Meroket, Epidemilog Sebut Indonesia Berpotensi Seperti India
-
Genjot Vaksinasi Pedagang, Bantul Ajukan 6.150 Orang untuk Segera Divaksin
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
IHSG Betah di Level 6.400 pada Sesi I, Saham INET Melesat
-
78 Tahun Berkarya, OT Group Gelar Upacara Kemerdekaan Demi Wujudkan Semangat Kebangsaan
-
7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung
-
11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya
-
Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya
-
BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global
-
Jangan Terkecoh Visual! Pengamat Ungkap Makna di Balik Momen Mesra Jokowi-Prabowo
-
Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla
-
Pramono Anung Tekankan Sinergi Ulama-Umara demi Jakarta yang Kondusif dan Modern