Suara.com - Warganet dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan seekor gajah mengangkut kayu ditengah kubangan lumpur.
Video itu tersebar luas di media sosial dan menyita perhatian. Salah satu akun Instagram yang mengunggah video itu adalah @makassar_iinfo.
Dalam video yang berdurasi singkat ini terlihat seekor gajah tengah menarik sebatang pohon kayu.
Kayu tersebut diikat di sebuah tali. Kemudian, tali itu dililitkan di tubuh gajah. Dengan lilitan dua tali di sisi kanan dan kirinya, gajah ini menyeret pohon kayu itu di tanah yang berlempur.
Gajah tersebut terlihat berusaha keras untuk menyeret pohon kayu yang terlihat berat.
"Manusia menebang pohon, manusia pula menyuruh hewan untuk menyeret pohon itu," tulis keterangan video tersebut.
Hingga artikel ini dibuat, belum ada keterangan lebih lanjut di mana video tersebut diambil dan apa yang melatarbelakangi adegan itu.
Namun, melihat adegan ini publik pun merespon dengan geram. Beberapa dari mereka mengasihani gajah tersebut dan mengutuk perlakuan terhadap gajah itu.
"KETIKA HATI SUDAH TAK ADA LAGI," ujar warganet.
Baca Juga: Detik-detik Video Lansia Nyelonong di Jalan Tertabrak Sepeda Motor di Malang
"Ya allah pasti itu gajah nya jatoh mulu deh ampe lumpur semua gitu badan nyaa, kan masih ada kendaraan yg layak kenapa mesti hewan yg hampir punah," tambah yang lain.
"Dari pengalaman gue, gue lebih memilih menggasihani hewan dr pada manusia yg tdk tau berterimakasih dan bersyukur," tulis warganet.
"Ayoo dong ditindak kaya gini termasuk kejahatan ngga sih," sambung lainnya.
"Rumahku dirampas, hak untuk hidupku juga dirampas," tutur warganet.
"Berkembangnya peradaban tidak berbanding lurus dengan bijaknya masyarakat dalam memahami keseimbangan alam. Sebaliknya peradaban menerima secara dangkal bahwa alam merupakan bahan mentah untuk membangun peradaban manusia. Manusia melihat alam hanya sebagai properti," pungkas warganet.
Berita Terkait
-
Detik-detik Video Lansia Nyelonong di Jalan Tertabrak Sepeda Motor di Malang
-
Potret Emak-Emak Naik Honda Astrea Bikin Gagal Fokus, Kostumnya Menggemaskan
-
Kesal Ada Teman Kos Tak Cuci Panci Usai Dipakai, Pria Ini Beri Peringatan
-
Beri Jatah Rp 19 Ribu per Hari, Suami Marah Istri Tak Bisa Nabung dan Masak Enak
-
Apes Banget! Niatnya Mengecat Rambut, Viral Tubuh Wanita Ini Malah Berubah Biru
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist
-
Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI
-
Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman
-
KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa
-
Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan
-
UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum
-
7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun
-
31.000 Rumah Terdampak Bencana Terima Dana Stimulan Perbaikan Hunian
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali