Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar warga ibu kota tetap di rumah saja meskipun sedang akhir pekan. Lantaran, penularan Covid-19 saat ini sedang mengkhawatirkan.
Namun sebaliknya, Anies malah keluyuran bersama keluarganya di akhir pekan. Dia bersepeda lewat jalur sepeda permanen di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.
Hal ini terlihat dari unggahan foto di akun instagram pribadi Anies, @aniesbaswedan. Anies terlihat sedang gowes bersama istrinya, Fery Farhati dan anak bontotnya, Ismail.
Terlihat, Anies berkeliling menggunakan sepedanya sambil menyapa warga di sepanjang jalur sepeda permanen itu. Bahkan, dia sempat mampir ke salah satu kedai kopi dan berfoto bersama petugas PPSU dan Satpol PP.
Memang, ketiganya terlihat patuh menjalani protokol kesehatan. Hal ini terlihat dari setiap foto yang diunggah selalu menggunakan masker.
"Pagi ini olahraga bersepeda bersama Feri Farhati dan Ismail menyusuri jalur sepanjang Sudirman," ujar Anies dalam keterangannya, Minggu (20/6/2021).
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar masyarakat tetap di rumah saja saat akhir pekan. Imbauan ini disampaikan karena kondisi penularan Covid-19 di ibu kota sedang mengkhawatirkan.
Namun, kata Anies, jika memang ada kebutuhan mendasar boleh saja keluar rumah dengan catatan harus menaati protokol kesehatan. Mulai dari menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun.
"Jadi kita menganjurkan seluruh masyarakat di Jakarta dan sekitarnya, hari Sabtu Minggu besok di rumah saja," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (18/6/2021).
Baca Juga: Sudah Lampu Merah, Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Lampaui Rata-rata Dunia
Anies pun meminta agar masyarakat tidak banyak melakukan aktivitas yang melibatkan banyak orang. Interaksi dengan orang lain di luar rumah juga harus dibatasi.
"Kita menyadari saat ini kita masih dalam kondisi pandemi, karena itu kurang kegiatan di Luar rumah, kurangi aktivitas yang berpotensi interaksi sehingga bisa terpapar," tuturnya.
Ditanya lebih lanjut, Anies tak menyebutkan ada pengawasan ketat pada akhir pekan. Ia hanya menyatakan permintaan mengurangi interaksi di luar rumah ini juga dilakukan di hari biasa.
"Bukan hari Sabtu-Minggu sesungguhnya, kebetulan besok kan hari Sabtu dan Minggu. Karena Sabtu dan Minggu hari libur, gunakan untuk tetap di rumah," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main
-
Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita
-
Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet
-
Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya
-
Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin
-
Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025