Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan curahan hati seorang istri yang merasa tertekan tinggal di rumah mertua viral di media sosial.
Dalam video yang beredar di media sosial Tiktok, dikisahkan seorang wanita mengalami tekanan batin karena tinggal bersama mertua dan tak pernah mendapat pembelaan dari sang suami.
Ia bahkan menyebut ibunya meninggal saat ia ikut tinggal bersama suami di rumah sang mertua. Meskipun mengalami hal tak menyenangkan selama tinggal bersama mertua, ia mengaku harus tetap tegar demi anak-anaknya.
"Hampir dua tahun aku ikut suami tinggal di rumah ibunya. Semua kesulitan aku terima, bahkan ibuku sampai meninggal karena aku ikut suami," tulis wanita tersebut, seperti dikutip Suara.com, Minggu (20/6/2021).
Hal lain yang membuat wanita itu semakin tersiksa ialah sikap sang suami yang lebih sering berpihak pada sang ibu dan tak pernah membela dirinya.
"Aku sungguh tertekan harus tinggal di rumah mertua terus. Bahkan suami tidak memihak padaku, sama sekali gak pernah bela aku," tulisnya.
Meskipun mengalami cobaan dan tekanan selama hidup bersama suami dan mertua, wanita tersebut bertekad untuk tetap tegar demi kedua buah hatinya.
"Ya Allah tolong berikan jalan kemudahan untukku. Aku harus tetap sehat dan waras demi dua anakku. Tolong aku, aku tidak kuat lagi aku mau hidup mandiri saja," tulisnya.
Menanggapi video tersebut para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka memberikan dukungan pada wanita tersebut untuk tetap tegar.
Baca Juga: Sesumbar Tak Percaya Covid-19, Abang Jago Ciwaru Siap Lakukan Ini
"Peluk jauh dariku kak, kamu wanita hebat dan kuat. Kalau boleh saran menangislah di depan suamimu, bicara baik-baik dan yang terakhir memohon sama Allah," ujar salah satu warganet.
"Aku pernah mengalaminya dan aku memutuskan untuk berpisah," lanjut warganet lain.
"Istighfar mbak, saya tahu yang mbak rasakan karena saya juga merasakan. Prinsip saya seperti mbak harus tetap kuat dan waras, semangat," sahut salah satu warganet.
"Sabar mbak nanti juga terbiasa, rasa sakit akan menjadi tameng buat kamu lebih kuat dan tegar," ujar warganet lain.
Berita Terkait
-
Menegangkan! Pemancing Terjebak di Tengah Sungai, Debit Air Meningkat Cepat
-
Totalitas! Pacar Kehujanan, Pria Ini Jemput Pakai Pick Up Angkut Semotornya
-
CEK FAKTA: Benarkah Baim Bong dan Paula Verhoeven Bagi-bagi Giveaway Rp50 Juta?
-
Terinspirasi BTS Meal, Aksi Sultan Cengkareng Bagi-bagi BTF Sembako Satu Bus Viral
-
Jadi Selingkuhan Pria yang Istrinya Stroke, Wanita Ini Endingnya Kena Karma
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, BPOM: Bukti Penting Penyempurnaan Kebijakan Pangan Sehat
-
Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Pemerintah Berikan Perhatian Serius Tangani Masalah Kesehatan Papua
-
Arab Saudi Tekankan Pentingnya Keamanan Selat Hormuz
-
Terungkap! Ini Isi Proposal Damai Iran yang Bikin Donald Trump Meradang
-
KPK Dalami Uang USD 1 Juta di Kasus Dugaan Suap Pansus Haji DPR RI
-
Bima Arya Tekankan Efisiensi dan Sinergi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah
-
Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
-
Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan