News / metropolitan
Agung Sandy Lesmana
Mantang Daeng Tonji, ibu korban tersengat listrik ikut berunjuk rasa di Kantor PT PLN Unit Induk Wilayah Sulselrabar, Jalan Hertaning, Kota Makassar, Senin 21 Juni 2021 / [SuaraSulsel.id / Muhammad Aidil]

Suara.com - Kisah tragis terjadi terhadap wanita bernama Rosmini (23). Calon pengantin wanita di daerah Makassar itu tewas saat hendak menikah. Meski demikian, acara pernikahan tetap digelar kedua mempelai setelah Rosmina saudari kembarannya menggantikan korban sebagai calon pengantin wanita.  

“Rosmini sudah mau menikah. Rencananya sudah lebaran Idul Fitri dinikahkan,” kata ibu korban, Mantang Daeng Tonji seperti disita dari SuaraSulsel.com, Selasa (22/6/2021). 

Buntut dari kasus tewasnya Rosmini, keluarga dan LSM pun mengganti rugi kepada PT PLN. Puluhan warga juga sempat mendatangi kantor PT PLN Persero Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar) di Jalan Hertaning, Kota Makassar, Senin (21/6/2021) kemarin.

Mereka menyuarakan ganti rugi sebesar Rp500 juta atas meninggalnya Rosmini yang gagal menikah karena tewas tersetrum listik. 

Baca Juga: Gara-gara Ini, Gibran Marah Besar Sampai Ingin Menutup Sekolah

Kronologi

Ibu korban menceritakan detik-detik peristiwa meninggalnya sang anak yang terjadi di Kawasan Tanjung Bayam, Angin Mamiri, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar pada Rabu 10 Maret 2021 lalu.

Kala itu, korban melintas di sekitar kawasan Tanjung Bayam dengan menggunakan sepeda motor, seorang diri. Namun, saat berada di lokasi korban berhenti untuk menerima telepon.

Di saat yang bersamaan, korban tidak sengaja menyentuh tiang listrik yang kabelnya telah telanjang. Sehingga, membuat korban terpental ke jalanan dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Saudari Kembar Gantikan Calon Pengantin

Baca Juga: Calon Istri Meninggal, Pengantin Pria Dijodohkan Dengan Saudara Kembar Korban

Setelah meninggal, keluarga kemudian meminta kembaran Rosmini bernama Rosmina untuk ganti menjadi pengantin.

Komentar