Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria ditangkap dan nyaris dihakimi massa viral di media sosial.
Pria tersebut dituduh melakukan aksi perusakan mobil orang lain hingga akhirnya digiring ke kantor polisi.
Dalam video yang beredar di media sosial Tiktok, tampak seorang pria hendak digiring ke kantor polisi diangkut menggunakan mobil bak terbuka.
Di lokasi kejadian, masyarakat berkumpul menyaksikan pria tersebut dinaikkan ke atas mobil. Tampak juga seorang anak kecil yang diduga putra dari pria tersebut.
Anak kecil itu tampak panik dan menangis karena melihat sang ayah nyaris dihakimi massa. Ia pun akhirnya turut serta bersama ayahnya naik mobil polisi.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam video tersebut, pria itu dituduh melakukan perusakan mobil milik orang lain. Ia sehari-hari bekerja sebagai pemulung atau pencari besi tua dan kerap mengajak sang anak saat bekerja.
Anak laki-laki itu sering duduk di dalam gerobak yang dibawa sang ayah saat bekerja.
"Kejadian ya tadi siang seorang bapak ditangkap oleh petugas dan hampir dikeroyok sama warga karena melakukan pengrusakan mobil," tulis akun tiktok tersebut.
"Pekerjaan bapak ini seoarang pembeli besi tua, setiap pergi kerja biasa anaknya ikut, sampai-sampai ada kejadian yang tidak diinginkan oleh bapaknya," tulis akun tersebut di video yang lain.
Baca Juga: Simpan Foto Mantan di HP, Pria Ini Lecehkan Wanita saat Salat Berjamaah
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka mengaku tak tega melihat si anak yang menangis ketakutan saat sang ayah diangkut dengan mobil polisi.
"Ya Allah, lihat anaknya dia takut banget, jangan sampai ada trauma ya nak," tulis salah seorang warganet.
"Ya Allah, kasihan anaknya, semoga ketika besar nanti jadi orang sukses ya nak, biar bisa mengangkat derajat orang tuanya," sambung warganet lainnya.
"Kasihan loh anaknya, padahal dia nggak tahu apa-apa," komentar salah satu warganet.
"Kadang warga selalu mengutamakan kekerasan daripada berpikir panjang. Tidak melihat ada anak kecil, tidak ada rasa kasihan, toh ini negara hukum," tulis warganet lain.
Berita Terkait
-
Kisah Pilu Pria Pamit Antar Jenazah, Malamnya Justru Dia Dimasukkan ke Liang Lahad
-
Viral Curhat Fotografer Tak Kunjung Dibayar, Foto Pengantin Berujung Dibakar
-
Kirim Buket Uang, Ojol Auto Goyah Jiwa Pas Lihat Jumlahnya, Berharap Ada yang Copot
-
Pria Temukan Kertas di Dompet Almarhum Ayah, Tinggalkan Pesan Menohok untuk Driver Ojol
-
Simpan Foto Mantan di HP, Pria Ini Lecehkan Wanita saat Salat Berjamaah
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya