Suara.com - Seorang bidan kontraktual pembantu perawat (ANM) di India yang bernama Manti Kumari mempertaruhkan nyawa juga putrinya sendiri dalam dedikasinya menyalurkan vaksin di daerah pelosok India.
Menyadur New Indian Express Rabu (23/06), Manti menggendong putrinya yang berusia satu setengah tahun di punggungnya bersama dengan kotak vaksin di bahunya saat menyalurkan vaksin.
Ia menyeberangi sungai dengan berjalan kaki demi terlaksananya program imunisasi untuk anak-anak di Mahuadanr Blok Latehar di Jharkhand.
Manti yang ditempatkan di Puskesmas Chetma harus menempuh delapan desa di mana ia harus menempuh jarak hingga 35 kilometer di hutan lebat dan menyeberangi sungai untuk menjangkau anak-anak.
Saat tertangkap kamera, Manti mengatakan itu bukan hal baru karena dia melakukannya selama setelah kembali bekerja setelah tiga bulan cuti hamil.
"Karena beberapa desa yang harus saya jelajahi terletak di tempat yang jauh dengan sungai di jalannya, tidak ada pilihan selain menyeberanginya."
"Meskipun sungai ini tidak terlalu dalam, selalu ada kemungkinan terbawa arus saat musim hujan,” kata Manti Kumari. Kadang-kadang ketinggian air meningkat, saya harus melewati desa itu sampai air surut," tambahnya.
“Umumnya saya menyebrangi sungai sampai ketinggian air setinggi pinggang agar bisa menyeberang dengan aman.” Dia harus melakukan perjalanan sekitar 25 km setiap hari dari Mahuadanr ke Pusat Kesehatan Chetma.
Ia melakukan perjalanan hampir 40 km enam kali seminggu melalui hutan, hanya untuk memberi makan anak dan suaminya Sunil Oraon yang kehilangan pekerjaannya karena penguncian.
Baca Juga: Dilayat Warga Jakarta, Puluhan Warga di Pelosok Bandung Positif Covid-19
“Saya harus mengunjungi tiga desa setidaknya sebulan sekali dengan menyeberangi sungai, selain itu desa-desa yang hanya bisa dicapai dengan berjalan kaki melalui hutan lebat,” kata Manti, yang ditemani suami juga putrinya.
Petugas Medis di Puskesmas Chetma, Amit Khalkho juga menegaskan wilayah ini memiliki medan. “Melakukan perjalanan jauh bersama putrinya yang berusia 1,5 tahun di punggungnya secara teratur benar-benar terpuji,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Meledak di TikTok! Pernikahan Nathalie Holscher Tembus 75 Juta Tayangan, Jadi Top Trending
-
Gas Whip Pink Ternyata Laris Manis di Tempat Hiburan Malam Jakarta, Omzet Tembur Rp5 Miliar
-
4 Shio yang Hidupnya Berubah Lebih Baik 29 Juli 2026, Ada Awal Baru yang Dinanti
-
Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter
-
Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK
-
Pengembangan Minyak Jelantah Jadi Avtur Tersendat, Emiten ESSA Stop Proyek SAF