Suara.com - Momen Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang duel bermain pingpong melawan ibunda menjadi sorotan. Banyak yang menyoroti lincahnya wanita berusia 82 tahun itu saat melawan anaknya bermain tenis meja.
Video Ridwan Kamil dan ibunya bermain pingpong ini dibagikan di akun Instagram resminya. Ia nampak memamerkan sang ibu yang masih bisa "nyemesh" pingpong .
"Ibunda saya, 82 tahun, masih bisa nyemesh pingpong ," tulis Ridwan Kamil dalam caption Instagramnya seperti dikutip oleh Suara.com, Minggu (27/6/2021).
Dalam video itu, nampak mantan Wali Kota Bandung itu dan sang ibu berolahraga tenis meja. Keduanya saling memukul bola pingpong dengan sigap.
Ridwan Kamil terlihat bergerak ke segala arah saat harus membalas smash pingpong dari sang ibu. Sesekali nampak ia nyaris gagal membalikkan bola pingpong ke arah sang ibu.
Sementara ibundanya memang terlihat santai dan tidak banyak bergerak ke kanan kiri. Namun, ia selalu sigap membalikkan bola ke arah anaknya tanpa kehilangan momentum.
Ridwan Kamil sendiri menceritakan olahraga tenis meja memang telah menjadi hobi sang ibu sejak tahun 60-an. Ia membeberkan ibunya kerap bermain pingpong saat menjadi mahasiswi di Institut Teknologi Bandung (ITB).
"Hobi yang dahulu jaman mahasiswa di ITB di tahun 60-an menjadi kesukaannya," beber Ridwan Kamil.
Bapak tiga anak ini pun bertujuan video dirinya main pingpong bersama sang ibu yang sudah lansia dapat menjadi inspirasi anak-anak muda lainnya. Ia berharap semakin banyak orang yang menyadari pentingnya olahraga.
Baca Juga: Fakta di Balik Bapak-bapak Peluk Nakes Wanita saat Divaksin, Ternyata...
"Semoga yang muda yang rebahan termotovasi untuk terus olahraga," harap Ridwan Kamil.
Video Ridwan Kamil bermain tenis meja dengan ibunya ini telah mendapatkan lebih dari 44 ribu tanda suka. Warganet juga langsung ramai mengomentari momen ibu dan anak ini.
Banyak yang mengungkapkan kekaguman melihat ibu Ridwan Kamil yang masih sehat dan lincah di usia 82 tahun. Mereka mendoakan agar sang ibu selalu diberi kesehatan.
"Masya allah sehat terus pak buat ibunya," doa warganet.
"Empowering!," sahut warganet.
"Love sekebon buat nenek. Love juga buat a' Eril," komen warganet.
Berita Terkait
-
Fakta di Balik Bapak-bapak Peluk Nakes Wanita saat Divaksin, Ternyata...
-
COVID-19 Menggila, Ridwan Kamil Salahkan Pemerintah Pusat Berikan Libur Panjang
-
STOP PRESS: Kota dan Kabupaten Bandung Zona Merah COVID-19
-
Tak Ada Zona Merah di Jabar, Gubernur: Jaga Prokes 5 M
-
Usai Kades Ganteng, Kini Ridwan Kamil Nyatakan akan Tindak Tegas Industri Nakal
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Caracas Membara! Ratusan Pendukung Bentengi Istana Miraflores Usai Trump Klaim Sukses Tangkap Maduro
-
Di Mana Nicolas Maduro? Jaksa Agung Venezuela Desak AS Beri Bukti Presiden Masih Bernyawa
-
Venezuela Menolak Takluk, Sebut Serangan AS Sebagai Perang Kolonial
-
Pasukan AS Tangkap Nicolas Maduro, Trump Klaim Serangan Skala Besar Sukses
-
Kemendagri Gandeng Lion Group Percepat Pemulihan Pemerintahan Aceh Tamiang
-
Dinas SDA Jakarta Bangun Tanggul Darurat di Lima Kawasan Rawan Tergenang Rob
-
Mendagri Minta Praja IPDN Terapkan Ilmu Pemerintahan Selama Bantu Daerah Bencana
-
Mendagri Lepas Praja IPDN, Bantu Percepat Pemulihan Pemerintahan dan Layanan Publik di Aceh Tamiang
-
Hina Penumpang dengan Kata Kasar, Sopir Jaklingko di Jaktim Dipecat
-
Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Digugat ke MK, Mahasiswa Nilai Berpotensi Kriminalisasi Kritik