Suara.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia mengukuhkan Presiden Joko Widodo menjadi The King of Lip Service melalui postingan mereka di Twitter resmi BEM UI. Unggahan tersebut menyulut polemik politik sejak kemarin hingga siang ini.
Menurut pendapat yang disampaikan Direktur Political and Public Policy Studies Jerry Massie, narasi yang dilontarkan BEM UI sebaiknya ditanggapi sebagai kritik membangun dan tidak perlu berlebihan merespons aksi mereka.
Setelah BEM UI mengunggah poster bertuliskan The King of Lip Service, mereka dipanggil rektorat dan kemudian bergulir menjadi isu politik panas.
"Mereka generasi muda yang perlu dibina dan dituntun. Ada alasan barangkali sehingga BEM menyebut hal demikian," kata Jerry kepada Suara.com, Senin (28/6/2021).
Jerry menyarankan, terutama kepada Kepala Negara, untuk tidak serius menanggapi permasalahan tersebut, sebaliknya merespons dengan kebijaksanaan.
"Kan ada cause and result, jadi tak diperlu ditanggapi dengan serius. Jokowi fokus saja sebagai Kepala Negara dan hindari membuat janji yang tak ditepati. Ada istilah satu tindakan lebih berharga dari 1.000 janji."
Menurut Jerry yang dibutuhkan sekarang ini yaitu concept (konsep), strategy (strategi), dan action (tindakan). Jerry menyinggung utang negara yang disebutnya sudah tembus Rp6.500 triliun dan menurut para pakar ekonomi, Jokowi berpotensi mewariskan utang Rp10.000 triliun.
Dan menurut pendapat Jerry, aksi BEM UI salah satunya didasari atas kekecewaan dan kritik atas hal tersebut.
"Barangkali ini bagian kekecewaan kelompok BEM jadi bagi saya wajar dan ini jadi cambuk bagi pemerintahan Jokowi untuk berbenah," katanya.
Baca Juga: Usai Kritik Jokowi King of Lips Service, WA dan Akun Medsos Pengurus BEM UI Kena Retas
Jerry mengatakan aksi BEM UI merupakan masukan positif dan dia menekankan mesti direspons dengan kepala dingin.
"Mahasiswa sekarang lebih peka dengan kondisi lapangan ingat mereka punya catatan dalam reformasi jadi mahasiswa punya andil besar dengan tewasnya 5 mahasiswa Trisakti," kata Jerry.
Pemimpin harus tepati janji
Dalam pernyataan yang disampaikan kepada Suara.com, Jerry menekankan bahwa pemimpin harus menepati janji dan dia juga menegaskan pemimpin jangan plin-plan.
"Meme BEM UI ini menjadi teguran dan masukan. Mereka mengingatkan agar memegang janji apa yang disampaikan dipegang," kata Jerry.
Jerry menyampaikan beberapa contoh pernyataan Jokowi yang menurutnya kurang sinkrong dengan kenyataan di lapangan.
Berita Terkait
-
Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
7 Lukisan Laku Terjual, Mbah Kibar Lunas dari Jerat Utang Rp 500 Juta
-
Menerobos 'Lorong Hitam' Lantai 26: Kisah Joy Lolos dari Kebakaran Apartemen Mediterania
-
Uni Emirat Arab Keluar dari OPEC, Apa Dampaknya Bagi Indonesia?
-
Sidang Korupsi Sertifikasi K3 Kemnaker Ditunda, Terdakwa Minta Waktu Pelajari BAP
-
Kesaksian Mencekam Penghuni Apartemen Mediterania: Terjebak Asap Hitam, Alarm Tak Bunyi
-
Soroti Kasus Little Aresha, Pakar UGM: PerempuanPekerja Berhak atas Fasilitas Daycare Terjangkau
-
Sering Terjadi Penembakan, Australia Godok Aturan Jaga Ketat Perayaan Orang Yahudi
-
Keterlibatan Perempuan di Energi Terbarukan Masih di Bawah 15 Persen, Apa Sebabnya?
-
Gus Ipul Pastikan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Buntut Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha, DPR Desak UGM Nonaktifkan Dosen Cahyaningrum Dewojati!