Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mengumpulkan sejumlah bukti adanya dugaan korupsi dalam pembelian Kapal Roro Aceh Hebat.
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyebut lembaganya memang tengah melakukan penyelidikan kasus ini. Namun, ia belum dapat menyampaikan secara detail kasus tersebut.
"Karena saat ini masih proses penyelidikan, kami belum bisa menyampaikan lebih lanjut mengenai materi kegiatan dimaksud," ungkap Ali dikonfirmasi, Senin (28/6/2021).
Ali menegaskan penyidik antirasuah masih terus mendalami dengan memanggil sejumlah pihak-pihak terkait dalam dugaan korupsi tersebut.
"KPK di antaranya melakukan permintaan keterangan dan klarifikasi terhadap beberapa pihak terkait. Perkembangannya nanti kami akan informasikan lebih lanjut," ujar Ali.
Dari informasi yang beredar, kasus tersebut bermula saat Pemerintah Aceh mengalokasikan anggaran sebesar Rp 178 miliar untuk pembelian kapal roro yang kemudian diberi nama Aceh Hebat.
Mengutip situs resmi Dinas Perhubungan Provinsi Aceh, Kapal Aceh Hebat merupakan kapal motor penyeberangan (KMP) yang pengadaannya dilakukan Dinas Perhubungan provinsi setempat sebagai salah satu moda transportasi di Aceh.
Pengadaan KMP tersebut dilakukan sejak awal 2020. KMP Aceh Hebat melakukan uji coba pelayaran perdana pada Februari 2021 dari Pelabuhan Calang Kabupaten Aceh Jaya menuju ke Sinabang Kabupaten Simeulue, Aceh.
Kapal tersebut nantinya akan melayani rute pelayaran yang menghubungkan daratan Aceh dengan daerah terluar.
Baca Juga: KPK Digugat, Sidang Putusan Praperadilan SP3 BLBI Dibacakan Hakim PN Jaksel Besok
Untuk diketahui, rincian pembelian tersebut meliputi 3 unit kapal Roro milik Pemerintah Aceh di antaranya; Kapal Roro Aceh Hebat 1 tipe 1.300 GT untuk lintasan Pantai Barat–Simeulue berkapasitas 250 penumpang dan 33 unit kendaraan campuran yang dilakukan oleh PT Multi Ocean Shipyard di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.
Kemudian, Kapal Roro Aceh Hebat 2 tipe 1.100 GT untuk lintasan Ulee Lheue–Balohan berkapasitas 252 penumpang dan 26 unit kendaraan campuran, dilaksanakan PT Adiluhung Saranasegara Indonesia di Bangkalan, Madura.
Kapal Ro-ro Aceh Hebat 3 tipe 600 GT untuk lintasan Singkil–Pulau Banyak berkapasitas 212 penumpang dan 21 unit kendaraan campuran, dilaksanakan oleh PT Citra Bahari Shipyard di Tegal, Jawa Tengah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
Possum & Glider Papua 'Bangkit dari Kepunahan' Setelah 6.000 Tahun
-
Banjir Jakarta Meluas: Cek Daftar 17 Rute Transjakarta yang Dialihkan dan Berhenti Operasi Hari Ini
-
Menakar Ketahanan Energi RI: Stok BBM 20 Hari Jadi Sorotan Tajam
-
Ribuan Berkas Epstein Files Mendadak Hilang, Banyak Singgung Donald Trump
-
Hujan dan Angin Kencang, Satu Pengendara Motor Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Lenteng Agung
-
Ini dia Rudal Generasi Baru Iran, Spek Gahar Mampu Bermanuver di Luar Atmosfer Bumi
-
Hujan Guyur Jakarta Seharian, 39 RT dan 13 Ruas Jalan Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter
-
Update Terkini Banjir Jakarta: 75 RT dan 19 Jalan Terendam, Ketinggian Air Capai 1,7 Meter
-
Tangerang Siaga Satu: Banjir 1,5 Meter Rendam 9 Kecamatan, Tanggul di Larangan Jebol!
-
Jakarta Banjir Lagi: Cipinang Melayu Terendam 1,5 Meter, Warga Siaga Kiriman Air Hulu