Suara.com - Pelaksanaan sholat Idul Adha 2021 resmi diadakan di rumah masing-masing pada zona PPKM darurat. Kebijakan ini dipilih setelah kasus Covid-19 mengalami lonjakan. Bagaimana aturan pelaksanaan sholat Idul Adha 2021 saat PPKM Darurat ini?
Dalam konferensi pers Kementerian Agama (Kemenag) bersama Polri, MUI, Menaker, Kemenpan RB serta Dewan Masjid Indonesia, Meteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan bahwa sholat Idul Adha di zona PPKM darurat ditiadakan.
"Takbiran kita larang di zona PPKM darurat, dilarang ada takbiran keliling, arak-arakan itu, baik jalan kaki maupun kendaraan di dalam masjid juga ditiadakan. Takbiran di rumah masing-masing. Kemudian sholat Idul Adha di zona PPKM darurat ditiadakan," ujar Yaqut.
Aturan Penyembelihan Hewan Kurban
Menag Yaqut Cholil Qoumas tak hanya menyampaikan perkara larangan sholat Idul Adha. Dalam kesempatan yang sama Menag juga menyampaikan aturan penyembelihan hewan kurban yang hanya boleh dilakukan di tempat terbuka dengan disaksikan pihak yang berkurban.
"Arahan Pak Menko PMK, nanti kita akan atur penyembelihan hewan kurban itu di tempat yang terbuka dibatasi dan hanya boleh menyaksikan hanya yang melakukan kurban saja. Yang berkurban yang boleh menyaksikan penyembelihan hewan kurban," ucap Menag.
Larangan ini dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19 yang terus meningkat dan turut mendukung program PPKM Darurat Jawa-Bali dari 3-20 Juli 2021. Aturan ini juga telah dikeluarkan dalam Surat Edaran No.15 Th.2021.
Namun hal ini tentu saja tidak menghalangi niat menunaikan ibadah sholat Idual Adha yang bisa dilakukan di rumah baik sendiri maupun berjamaah dengan keluarga.
Mengingat sholat Idul Adha memiliki hukum sunnah muakkad yang artinya sholat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan.
Baca Juga: Puasa Sebelum Idul Adha: Waktu Pelaksanaan dan Keutamaannya
Niat sholat Idul Adha sendiri
Usholli sunnatan 'iidil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta'ala."
Niat sholat Idul Adha berjamaah
Usholli sunnatan 'iidil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati (makmuman/imaaman) lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta'ala."
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi