Suara.com - Seorang pria di Austria berusia 65 tahun merasa dicubit kemaluannya ketika menggunakan toilet. Ternyata ada ular sanca batik yang menggigitnya.
Menyadur Sky News, Selasa (6/7/2021), peristiwa tersebut terjadi di kediaman sang pria di Kota Graz, Austria. Dia mengaku merasa ada cubitan di area alat kelaminnya. Merasakan hal aneh, dia syok melihat ular sanca batik sepanjang 1,6 meter bersarang di toilet.
Ular piton yang bisa tumbuh hingga panjang hampir sembilan meter ini, diperkirakan menemukan celah ke toilet melalui saluran air.
"Tak lama setelah dia duduk di toilet, pria tersebut merasakan cubitan di area alat kelaminnya," kata polisi dalam sebuah pernyataan.
Korban mengalami luka ringan. Dia dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Meskipun rute yang dicurigai ular ke toilet tidak dapat dikonfirmasi, diperkirakan hewan tersebut kabur dari apartemen tetangga.
Seorang ahli reptil yang dihubungi oleh layanan darurat mengeluarkan ular itu dari toilet, membersihkannya dan mengembalikannya kepada pemiliknya.
Seorang tetangga berusia 24 tahun, yang memiliki 11 ular, dilaporkan ke kantor kejaksaan karena dicurigai merugikan orang lain, tambah polisi.
Ular sanca batik adalah ular terbesar di dunia dan tidak menyerang manusia secara alami. Namun, mereka akan mengerut atau menggigit jika mereka merasa terancam atau jika mereka mengira sesuatu sebagai makanan.
Baca Juga: Fernando Alonso Bersimpati kepada Russell Usai Curi Poin di F1 GP Austria
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini
-
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Bongkar Skema Fraud Kerah Putih
-
Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta
-
Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!
-
Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis
-
Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!
-
Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC