Suara.com - Seorang wanita di China menghebohkan pengunjung mall karena ngamuk di depan gerai fesyen sambil menarik tangan pacarnya, minta dibelikan baju mahal.
Menyadur World of Buzz Rabu (07/07), wanita ini berontak setelah sang pacar menolak membelikan pakaian dan sepatu karena harganya yang cukup mahal, 1.800 yuan (Rp 4 juta).
Peristiwa ini terjadi di kota Shijiazhuang, Provinsi Hebei, China pada 4 Juli. Semuanya bermula saat wanita itu meminta sebuah baju dan sepasang sepatu.
Media lokal Sohu melaporkan pacarnya tak bersedia karena harganya yang terlalu tinggi. Merasa dipermalukan, wanita itu memarahi pacarnya dan pertengkaran pun terjadi.
Menurut sebuah video yang direkam oleh saksi, pasangan itu mulai berkelahi di koridor mal. Wanita itu memegang erat pakaian pacarnya, berusaha mencegahnya pergi.
Wanita itu bahkan berhasil menarik baju pacarnya hingga pria itu telanjang dada, tapi sang kekasih terus berjalan pergi.
Perkelahian itu membuat heboh pengunjung dan beberapa orang mulai mengambil video lalu megunggahnya media sosial. Dalam waktu sekejap, aksi keributan ini viral.
Sebelumnya, sebuah video viral yang memperlihatkan seorang wanita merengek di konter HP, meminta iPhone kepada kekasihnya.
Wanita itu tiba-tiba memukuli sepeda motor menggunakan batu hingga rusak. Ia melampiaskan amarahnya dengan merusak sepeda motor milik kekasihnya.
Baca Juga: Pensiunan Polisi Belagu Lawan Satgas COVID-19, Ngamuk Pecahkan Piring, Akhirnya Dipenjara
Video itu diunggah oleh akun Tiktok @tio_saputra1812. Pemilik akun tersebut menyebutkan bahwa sang wanita itu merengek minta dibelikan handphone merek iPhone oleh kekasihnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang