Suara.com - Gambar tangkapan layar acara berita di Korea Utara menjadi viral di media sosial. Hal ini setelah berita televisi Korea Utara itu memberitakan mengganasnya kasus virus corona di Indonesia.
Pemberitaan Korea Utara tentang tingginya kasus Covid-19 di Tanah Air dibagikan oleh akun Twitter @adriansyahyasin pada Rabu (13/7/2021). Hingga berita ini dibuat, postingan itu telah dibagikan ulang lebih dari 300 kali dan mendapatkan 700 tanda suka.
Akun ini menyebut Indonesia sudah kelas dunia karena masuk berita TV Korea Utara. Acara berita itu menyampaikan bagaimana Indonesia menjadi negara dengan kasus virus corona harian tertinggi seminggu terakhir.
"Ah memang kelas dunia Indonesia ini, sampai masuk berita TV Korea Utara jadi negara dengan kasus COVID-19 harian tertinggi seminggu terakhir," cuit akun ini seperti dikutip oleh Suara.com, Rabu (14/7/2021).
Dalam salah satu tangkapan layar, video nampak menyorot salah satu mal di Jakarta. Mal tersebut terlihat sudah diberi pembatas selama PPKM Darurat yang sedang diterapkan di Indonesia.
"Grand Indonesia masuk ke dalem tayangan kurang keren apa jadi terkenal di sosialita Pyongyang," tulis akun ini.
Tak hanya itu, video juga memperlihatkan bagaimana perjuangan tenaga kesehatan (nakes) yang sedang menguburkan jenazah pasien Covid-19. Mereka lengkap memakai alat pelindung diri (APD).
Akun ini menyebut Korea Utara saja mau memberikan update kasus positif Covid-19 di Indonesia kepada warganya. Berbeda dengan media di Indonesia yang terkesan hanya mau memuat berita baik melalui angka kesembuhan saja.
"Korea Utara aja ngasih angka positif kita eh di Indonesia medianya malah mau memuat 'berita baik' saja dengan angka kesembuhan. Kok tebalik gini wkwk," kata akun tersebut.
Baca Juga: Kadiskes: Banyak Orang Tua di Bandar Lampung Menolak Anaknya Divaksinasi COVID-19
Pemberitaan media Korea Utara mengenai situasi terkini di Indonesia langsung menjadi sorotan warganet. Banyak yang memberikan komentar sindiran mengenai penanganan kasus Covid-19 di Tanah Air karena dinilai semakin tidak terkendali.
Warganet pun mengomentari bagaimana Indonesia sekarang menjadi sorotan dunia. Bahkan, ada yang menyindir Indonesia sudah benar-benar menjadi macan Asia yang ditakuti negara lain karena penyebaran kasus Covid-19.
"Negara lain kejang-kejang melihat kehebatan kita mengendalikan pandemi," komen warganet.
"Setelah Argentina dan Itali juara semua. Kali ini menjadi kelas dunia. Ruaarr biasa," sindir warganet.
"Temen yang di Jepang update Indonesia masuk berita tadi pagi. Emang kita negara artis ya," beber warganet.
"Kalau kata Pak Luhut ini sudah terkendali," celutuk warganet.
"Akhirnya Indonesia menjadi negara yang ditakuti negara-negara lain, bahkan termasuk Korea Utara," tambah yang lain.
"Menjadi negara yang disegani. Indonesia macan asia," sahut warganet.
"Ada yang lupa bila dunia mengamati," tulis warganet.
Terus Memburuk! Kasus Covid-19 Indonesia Selasa 13 Juli 2021 Tambah 47.899 Orang
Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 mengumumkan kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 47.899 orang pada Selasa (13/7/2021). Sehingga, total kasus positif Covid-19 di Tanah Air menembus angka 2.615.528 orang.
Laporan ini merupakan rekor tertinggi penambahan kasus harian selama pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Kemarin, Senin (12/7/2021), dilaporkan kasus mencapai 40.417 orang kasus.
Dari jumlah itu, ada tambahan 864 orang meninggal sehingga total menjadi 68.219 jiwa meninggal dunia. Kemudian, ada tambahan 20.123 orang yang sembuh sehingga total menjadi 2.139.601 orang lainnya dinyatakan sembuh.
Sementara kasus aktif naik menjadi 26.912 orang, dengan jumlah suspek mencapai 181.043 orang. Tercatat sudah 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota yang terinfeksi virus COVID-19.
Berita Terkait
-
Kadiskes: Banyak Orang Tua di Bandar Lampung Menolak Anaknya Divaksinasi COVID-19
-
Viral! Gus Najih Maimoen: Kita Mau Dibantai Lewat Vaksin, Tidak Lewat Perang
-
Puluhan ODGJ di Palembang Terinveksi COVID 19
-
Buat Kantin di Rumah Pas Anak Sekolah Online, Aksi Bapak Ini Bikin Publik Terharu
-
Stadion Singaperbangsa Karawang Jadi Lokasi Vaksinasi COVID-19 Massal 24 Juli-18 Agustus
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!
-
Berupaya Kabur Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Ko Erwin Ditembak di Kaki
-
Tampang Koko Erwin Bandar Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima, Kini Pincang di Kursi Roda
-
KPK Terima Hasil Audit BPK, Berapa Angka Pasti Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji?
-
Pemprov DKI Jakarta Tambah 63 Sekolah Swasta Gratis Mulai Juli 2026, Total Ada 103
-
PDIP Larang Keras Kadernya Cari Untung dari Program MBG, Apa Alasannya?
-
Perang! Pakistan Klaim Serangannya Menewaskan 133 Tentara Afghanistan
-
Vonis 9 Tahun Eks Dirut Pertamina Patra Niaga, Kerugian Rp171 Triliun Dibantah Hakim!
-
Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya