Suara.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Ima Mahdiah, mengaku di-prank oleh laporan warga melalui WhatsApp. Usut punya usut, imbuh dia, warga yang dilaporkan meninggal ternyata masih hidup.
Curhat tersebut dilontarkan melalui akun jejaring sosial Twitter yang dikelola Ima, @imadya. Dalam cuitannya, Ima Mahdiah juga mengunggah bukti percakapan laporan warga yang melapor ke dirinya.
Mulanya, Ima mendapatkan laporan ada warga yang meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Di laporan itu, administrasi dan jenazah warga tersebut tidak diproses.
"Kemarin di-prank laporan warga, saya dapat laporan kalau ada warga meninggal di RSCM tetapi administrasi dan jenazahnya tidak diproses-proses," cuit Ima Mahdiah seperti dikutip Suara.com, Kamis (15/7/2021).
Mengingat RSCM masuk ke wilayah pemerintah pusat, Ima pun meminta bantuan anggota DPR Charles Honoris dan Kepala Dinas Kesehatan Jakarta Pusat. Usut punya usut, ternyata orangnya masih hidup.
"Karena RSCM masuk dalam pemerintah pusat saya coba minta bantuan @charleshonoris dan juga Kasudinkes Jakpus. Ternyata orangnya masih hidup," kicau Ima Mahdiah.
Selain itu, Ima juga mengunggah bukti percakapannya dengan Kasudinkes Jakarta Pusat. Terlihat, pesan dari RSCM yang mengatakan nama orang yang dimaksud tidak terdaftar di rumah sakit tersebut.
Ima mengatakan ternyata sang istri dari orang tersebut salah mendengar ketika pengumuman meninggal. Sang istri, imbuh Ima, langsung syok dan menelepon keluarga. Pun demikian pengurus RW dan lurah langsung datang ke RSCM untuk membantu.
"Jadi istrinya salah dengar waktu pengumuman meninggal, langsung syok dan telepon keluarganya. Dari pengurus RW dan Lurah sudah datang ke RSCM untuk membantu," kicau Ima.
"Kabar duka sudah diumumkan di masjid, beli kembang, dan kuburan sudah digali. Semoga sehat terus ya pak dan cepat pulih," tulis Ima dalam cuitannya.
Berita Terkait
-
Bantah KPK, Pengacara Ono Surono: Penyidik yang Paksa Matikan CCTV, Lalu Sita Uang Arisan!
-
Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi
-
DPRD DKI Soroti TPS Ilegal hingga Parkir Liar, Desak Pemprov Benahi Lingkungan
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Konflik Timur Tengah, Ketua DPRD DKI Warning Potensi Krisis Pangan di Jakarta
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar