Suara.com - Sebuah foto beredar di media sosial memperlihatkan tulisan banner di sebuah angkringan.
Tulisan tersebut seakan menjadi jeritan hati pedagang angkringan saat PPKM Darurat.
Selama PPKM Darurat, sejumlah pedagang dan warung harus mengikuti aturan.
Para pedagang harus tutup pada pukul 20.00 WIB selama PPKM Darurat diberlakukan.
Hal ini membuat pedagang dan pemilik warung merasa rugi karena pemasukan berkurang.
Ditambah, belakangan ini banyak peristiwa yang memperlihatkan bentrokan antara pedagang dan petugas.
Sebuah banner di angkringan mendadak viral lantaran isi tulisannya.
Tulisan Banner Angkringan
Dalam foto yang diunggah oleh akun Twitter @jogmfs, terlihat banner angkringan yang berisi soal keluhan pedagang.
Baca Juga: Pekerja Kritikal Bebas Lewat Penyekatan Kalimalang di Atas Pukul 10.00 WIB
Tulisan tersebut berisi keluhan pedagang yang saat ini berjuang melawan covid-19.
Tak hanya itu, dalam tulisan tersebut tertulis bahwa pedagang angkringan seperti sedang berjualan diri lantaran takut dengan adanya razia.
"Ya Allah, saya kelaparan harus berjuang melawan covid-19. Ya Tuhan, jualan kopi aja kaya open BO, takut sama patroli. Dari kami, beban keluarga," demikian tulisan banner angkringan itu, dikutip Suara.com.
Tulisan tersebut bagaikan jeritan hati para pedagang yang selama ini was-was apabila ada razia.
Padahal, mereka sedang tidak berjualan barang-barang yang dilanggar oleh negara.
Jeritan Pedagang
Berita Terkait
-
Jadi Host Kualifikasi Piala Asia U-23, PSSI Belum Tentukan Venue
-
Seruan Luhut Minta Semua Kompak Lawan Covid-19: Kami Sudah Lelah!
-
4 Langkah Luhut Siapkan Skenario Terburuk Pandemi Covid-19
-
Satgas: Kasus Kematian Pasien Covid-19 Tertinggi se-Kepri di Kota Batam
-
Haru, Anak Menyamar Jadi Pembeli Sate Ayahnya Saat Pulang Setelah 2 Tahun di Dubai
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist
-
KPK Disebut Tak Lagi 'Sakti' Sejak Jadi ASN, Independensinya Hilang