Suara.com - Sebuah video beredar di media sosial menampilkan seorang tenaga kesehatan menjadi imam salat untuk pasien covid-19.
Nakes tersebut tampak masih menggunakan APD saat mengimami salat.
Momen tersebut diabadikan oleh temannya secara diam-diam.
Dalam video tersebut, dituliskan momen itu terjadi di sebuah rumah sakit Swasta di Kabupaten Bogor.
Nakes menjadi imam salat di sebuah ruangan. Sementara, pasien covid-19 tampak melaksanakan salat dengan terbaring di ranjang.
Jadi Imam Salat Pasien Covid-19
Berdasarkan video tersebut, nakes itu terlihat lengkap menggunakan APD.
Dia tampak menggunakan alas berwarna kuning yang dijadikan sebagai sajadahnya.
Nakes itu terlihat khusyu mengimami pasiennya yang sedang dirawat karena covid-19.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Sulsel Meningkat, Ahli Epidemiologi : Siap-Siap Sulsel Siaga Darurat
Sementara itu, kondisi pasien tampak harus menggunakan tambahan oksigen. Pasien tersebut harus melakukan salat dengan cara berbaring.
Meski demikian, keduanya tampak khidmat saat menjalankan salat berjamaah.
Dalam tulisan video disebutkan momen itu terjadi di Kabupaten Bogor.
"Terharu, tenaga kesehatan di salah satu RS swasta di Kabupaten Bogor ini mengimami pasiennya yang sedang dirawat karena covid," tulis keterangan video itu, dikutip Suara.com.
Momen tersebut sengaja direkam oleh teman-teman nakes lainnya secara diam-diam.
"Nakes itu mengimami salat lengkap dengan menggunakan APD. Video ini direkam oleh temannya secara diam-diam," lanjutnya.
Berita Terkait
-
5 Pelaku Pemalsuan Sertifikat Vaksinasi di Batam Diciduk, Ini Modusnya
-
Kasus Covid-19 Sulsel Meningkat, Ahli Epidemiologi : Siap-Siap Sulsel Siaga Darurat
-
Rumah Sakit Overload Gegara Covid-19 Melonjak, Wabup Minta Gubernur Bangun RS Darurat
-
Viral Pedagang Baju Dirazia, Dagangan Langsung Diangkut Satpol PP, 'Kirain Mau Diborong'
-
Viral Kades Tak Percaya Covid-19, Hina Pejabat Hingga Sebut Zaman PKI Lebih Enak
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR