Suara.com - Seorang tentara di Austria yang berusia 29 tahun dijatuhi hukuman 19 bulan penjara karena mengagungkan Nazis dan memiliki senjata api ilegal.
Menyadur The Sun Selasa (19/07), Neo-Nazi di kota Klagenfurt ini mengaku sedang mabuk saat membuat tato nazi di selangkangannya.
Dia minum hampir dua botol wiski sebelum saudaranya menato simbol itu di buah zakarnya dan memamerkannya secara online pada teman-temannya.
Pria ini memiliki catatan kriminal dan sebelumnya dijatuhi hukuman dua tahun penjara karena sengaja melukai tubuh setelah perkelahian di sebuah festival di kampung halamannya.
Selama persidangan, tentara tersebut mengucap maaf dan malu atas tindakannya di masa lalu.
"Saya baru saja bergabung dengan perusahaan yang buruk. Bagi kami, segala sesuatu yang tidak diizinkan adalah sesuatu yang kami sukai, tapi kami semua sangat meremehkan seberapa besar kesalahan ini," katanya di pengadilan.
"Selain itu, saya tidak bisa memberikan penjelasan yang masuk akal mengapa saya melakukannya."
Penelusuran juga menemukan dirinya sedang berpose dengan paraphenalia Nazi, menenggak anggur bermerek Hitler dan memposting propaganda Nazi secara online.
Dia mengatakan telah memutus hubungan dengan kelompok sayap kanan delapan tahun lalu dan berhenti minum alkohol sejak bertugas di balik jeruji besi.
Baca Juga: Polisi Israel ke Warga Palestina: Kami Bukan Yahudi Tapi Nazi
Dia juga mengatakan tato itu sudah tidak terlihat lagi. Pengacaranya, Franz Zimmermann, mengatakan akan mengajukan banding atas hukuman tersebut.
Undang-Undang Larangan Sosialisme Nasional Austria tahun 1947 mengamanatkan hukuman penjara bagi mereka yang mencoba menghidupkan kembali atau memuliakan organisasi yang menyerupai partai Nazi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi