- Hujan deras di Bali sejak 22 Februari 2026 menyebabkan banjir di Denpasar dan Badung, dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter di beberapa lokasi.
- Sebanyak 85 wisatawan berhasil dievakuasi dari wilayah terdampak seperti Sanur dan Kuta menggunakan perahu karet oleh Tim SAR Gabungan.
- BMKG memprediksi cuaca ekstrem berlanjut hingga 26 Februari 2026, menetapkan status Awas di beberapa kabupaten dan peringatan gelombang laut tinggi.
Suara.com - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Bali sejak Minggu (22/2/2026) memicu banjir di sejumlah wilayah, terutama di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, pada Selasa (24/2/2026).
Sejumlah kawasan padat wisatawan seperti Sanur, Kuta, hingga Legian terdampak genangan air dengan ketinggian bervariasi, bahkan mencapai lebih dari satu meter.
BBMKG Wilayah III Denpasar juga memperingatkan potensi hujan lebat hingga ekstrem pada 24–26 Februari 2026, disertai angin kencang hingga 45 km/jam dan gelombang laut mencapai 4 meter.
Berikut adalah fakta-fakta terkini terkait bencana banjir yang melanda Bali:
1. Ketinggian Air Mencapai 1,5 Meter di Kawasan Vila
Titik banjir terparah terpantau di Jalan Bumi Ayu dan Jalan Kesari, Sanur, serta Jalan Gunung Athena, Denpasar. Di wilayah ini, ketinggian air mencapai 1,5 meter atau setinggi dada orang dewasa.
Banyak bangunan vila dan hotel terendam, membuat aktivitas pariwisata lumpuh total di area tersebut.
Koordinator SAR Samapta Polda Bali, Aiptu Gede Sutrawan, mengatakan pihaknya menerjunkan empat kano dan satu unit rubber boat untuk mengevakuasi sejumlah 25 wisatawan dari vila terdampak.
Selain wisatawan, tiga ekor anjing milik turis turut dievakuasi. Sutrawan menyebut sebagian tamu memahami situasi yang terjadi akibat faktor cuaca ekstrem.
Baca Juga: Banjir Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Evakuasi Bayi Pakai Perahu Karet
“Jadi sebagian tadi responsnya tamu sudah maklum karena cuaca,” pungkas Sustrawan, dikutip Selasa (24/2/2026).
2. Puluhan Wisatawan Dievakuasi Menggunakan Perahu Karet
Tim SAR Gabungan bekerja ekstra keras mengevakuasi para turis yang terjebak di penginapan:
Di Sanur: 25 wisatawan asing dan 3 ekor anjing peliharaan dievakuasi menggunakan kano dan rubber boat.
Di Pantai Jerman (Kuta): Sebanyak 60 wisatawan dievakuasi, mayoritas adalah mereka yang harus segera menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk mengejar jadwal penerbangan.
3. Sebanyak 26 Titik Banjir Tersebar di Denpasar dan Badung
BPBD Provinsi Bali mencatat setidaknya ada 26 titik genangan dalam kurun waktu 12 jam terakhir.
Denpasar: Meliputi wilayah Sanur, Renon, Sesetan, Sidakarya, Pemogan, dan Panjer.
Badung: Meliputi Legian, Seminyak, Kuta, Jimbaran, dan Tuban dengan rata-rata ketinggian air 30-80 cm.
4. Akses Jalan Utama Lumpuh dan Kendaraan Terendam
Jalan Dewi Sri di Kuta dilaporkan lumpuh total karena genangan setinggi pinggang orang dewasa, memaksa kendaraan memutar balik ke arah Sunset Road.
Sementara itu, di Jalan Gunung Athena, sejumlah mobil (termasuk Toyota Innova dan Hiace) terjebak dan terendam hingga setengah badan mobil karena nekat menerobos banjir.
5. Fenomena Pohon Beringin 300 Tahun Tumbang di Ubud
Meski tidak ada korban jiwa, cuaca ekstrem ini juga menyebabkan tumbangnya pohon beringin berusia tiga abad di halaman Puri Kantor Ubud.
Uniknya, pohon ini tumbang saat kondisi sedang tidak hujan deras, diduga akibat struktur akar yang melemah setelah diterjang angin kencang sehari sebelumnya.
6. Status Siaga hingga "Awas" dari BMKG
BMKG Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung hingga 26 Februari 2026.
- Status Awas: Kota Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar, Klungkung, dan Karangasem.
- Status Siaga: Jembrana, Bangli, dan Buleleng.
Masyarakat juga diminta waspada terhadap gelombang laut yang mencapai 4 meter di perairan selatan Bali.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Petugas BPBD dan SAR masih bersiaga di lapangan untuk membantu proses penyedotan air dan evakuasi warga yang membutuhkan.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
-
Bappenas Siapkan Rp56,3 Triliun untuk Bangun Kembali Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera
-
Purbaya Bebaskan PPN untuk Sumbangan Bencana Banjir Sumatra
-
DPR Desak Pemerintah Selesaikan Perbaikan Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Sebelum Lebaran
-
Banjir Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Evakuasi Bayi Pakai Perahu Karet
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
Terkini
-
ICW Desak KPK Awasi Ketat SPPG Polri, Ada Potensi Uang Negara Hilang Hingga Rp2 Triliun?
-
Diduga Main Asal Belok, Pengendara Ojol Luka Parah Dihantam Bus Transjakarta
-
Usut Kasus Pemerasan Sudewo Cs, KPK Panggil Plt Bupati Hingga Ketua KPU Pati
-
Lapangan Padel di Jakarta Wajib Pasang Peredam Suara, Jika Tidak Siap-Siap Kena Sanksi!
-
Ini Dia 36 Wartawan Pemenang Kompetisi Karya Jurnalistik Pupuk Indonesia Media Award 2025
-
Menteri PPPA Desak Pecat Anggota Brimob Penganiaya Anak hingga Tewas di Tual
-
Suara Rakyat Tertelan Ombak, Elite PAN Beberkan Bahaya Jika Ambang Batas Parlemen Jadi 7 Persen
-
Pria Ngaku Polisi Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang, Reskrim dan Propam Polda Metro Turun Tangan
-
DPR Desak THR Dibayar 2 Pekan Lebih Awal, Ternyata Ini Alasannya!
-
Hadapi Tensi Panas AS-Iran: Status Siaga 1 Berlanjut, KBRI Teheran Siapkan Jalur Evakuasi