Suara.com - Mobil dinas Camat Banguntapan, Bantul, Jawa Tengah, kini dijadikan kendaraan antar pasien. Panewu Bangunatapan Fauzan Muarifin menjelaskan hal ini dilakukan karena banyak warga yang membutuhkan bantuan.
Banyak pasien yang sudah mendapatkan layanan mobil dinas tersebut, termasuk pasien yang harus ke selter Covid-19.
“Karena sering terjadi kegawatdaruratan pasien harus segera dievakuasi ke rumah sakit, dibawa ke selter atau ke Puskesmas. Bahkan ada yang sampai RS Grhasia,” kata Fauzan dalam laporan Solopos.com.
“Makanya itu untuk menambah armada. Biar ketika di kegawatdaruratan itu masyarakat ada tambahan solusi, makanya mobil saya, saya desain seperti itu. Saya kasih penutup.”
Di Kecamatan Banguntapan sebenarnya sudah ada fasilitas mobil ambulans. Setiap puskesmas menyediakannya, belum lagi komunitas masyarakat.
“Kalau ambulans itu ada banyak juga. Tiap puskesmas ada satu. Kemudian dari beberapa komunitas. Juga ada dari FPRB. Mobil dinas panewu atau camat ini biar cepat tertangani ketika ada kegawatdaruratan itu aja,” kata dia.
Mobil dinas camat telah dimodifikasi sedemikian rupa.
“Sudah lama digunakan untuk evakuasi pasien. Cuma kalau yang dikasih plastik itu baru pekan kemarin,” kata dia.
Baca Juga: Terjadi Lonjakan Covid-19, Mobil Dinas Pemkot Tangerang Jadi Pengangkut Jenazah
Berita Terkait
-
Viral Mobil Dinas Parkir di Trotoar, Satpol PP DKI Minta Maaf dan Jatuhkan Sanksi ke Anggota
-
Dalih Promosi Aset, ASN DKI Bawa Mobil Dinas ke Puncak saat Libur: Tapi Plat Ditukar Jadi Putih?
-
Heboh Mobil Dinas DKI Disulap Jadi Pelat Putih, Buat Jalan-jalan ke Puncak Bikin Konten
-
Korea Selatan Terapkan Ganjil-Genap Kendaraan Dinas Imbas Krisis BBM
-
Soroti Penyalahgunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran, KPK: Bisa Jadi Pintu Masuk Korupsi
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!