Suara.com - Astra menyerahkan bantuan tahap ketujuh berupa paket bantuan senilai Rp30 miliar untuk didistibusikan kepada keluarga yang terkena dampak pandemi Covid-19 pada Jumat, (23/7/2021).
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Astra, Gita Tiffani Boer kepada Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono dalam acara Kick-off Penyerahan Beras Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Donasi Pengusaha Peduli NKRI secara virtual. Turut hadir Chief of Corporate Affairs Astra Riza Deliansyah.
Rencananya bantuan tahap ketujuh dari Astra bersama perusahaan lainnya akan digunakan untuk pengadaan 35.000 ton beras, konsentrator oksigen, aktivasi sentra vaksinasi serta pembelian obat-obatan bagi pasien Covid-19.
Penyaluran bantuan secara bertahap, yang diadakan bersama perusahaan lainnya di bawah naungan Kamar Dagang dan Industri Nasional Indonesia serta Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, akan melibatkan para relawan di berbagai wilayah di Indonesia dengan dukungan aparat TNI-Polri.
Dengan penyerahan bantuan tahap ketujuh tersebut, maka total bantuan dari Astra untuk penanganan Covid-19 telah mencapai Rp200 miliar.
Sebelumnya, pada bantuan tahap pertama tahun lalu hingga keenam awal tahun ini senilai total Rp170 miliar, Astra melalui Nurani Astra telah menyerahkan berbagai bantuan untuk masyarakat dan melalui berbagai institusi seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Palang Merah Indonesia, Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, dan lainnya.
Bantuan tersebut diantaranya berupa unit kendaraan, ruang intensive care unit, ruang isolasi high care unit, alat uji tes, alat pelindung diri, masker, paket sembako, hingga ventilator untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Berbagai partisipasi Astra dalam mendukung pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk membantu penanganan pandemi Covid-19 dan mempercepa terwujudnya herd immunity sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) dan cita cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa.
Baca Juga: Yuk Ikuti, Asuransi Astra Gelar Webinar Seputar Pandemi COVID-19 di Indonesia
Berita Terkait
-
Bantuan Sosial Tunai Rp 600 Ribu untuk Warga Banyuwangi Segera Cair, Ini Rinciannya
-
Antrean Ambil BST Membludak hingga Mengular di ATM, Warga Jakarta Disarankan Lewat Ini
-
Kurangi Dampak PPKM Darurat, Kemensos Siapkan Berbagai Program Bantuan Sosial
-
Hari Raya Idul Adha, Honda DAW Memberikan Bantuan ke Panti Asuhan di Sulawesi Utara
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru