Suara.com - Forum Organisasi Usaha Rakyat Kecil UMKM dan Informal Nusantara atau Forum Urkantara mendesak Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk turun tangan langsung memimpin penanganan pandemi Covid-19.
Suara itu disampaikan Forum Ukantara dalam surat terbuka yang menggambarkan kondisi mereka yang terancam karena terdampak pandemi Covid-19.
Forum Ukantara ini terdiri dari pada pedagang kaki lima, komunitas warung tegal atau warteg, pedagang pasar, petani cabai dan bawang merah, peternak lele, pedagang ketoprak Brebes, seniman, hingga pegiat UMKM.
"Kami sangat mengharap kepada Presiden RI, Bapak Ir. H. Joko Widodo dalam tempo secepat-cepatnya berkenan untuk mengambil tongkat komando dan tongkat kendali sebagai panglima tertinggi penanganan pandemi Covid-19," kata Ketua Umum Komunitas Warung Tegal Nusantara, Mukroni kepada Suara.com, Jumat (23/7/2021).
Mereka juga meminta Jokowi untuk turun langsung melindungi keberlangsungan usaha kecil mereka yang sekaligus juga memulihkan ekonomi nasional, bukan dengan membentuk tim khusus untuk mengatasi pandemi.
"Melakukan perombakan total tim penanganan pandemi Covid-19 baik yang terkait dengan perlindungan jiwa dan kesehatan rakyat dan bangsa Indonesia, pemulihan usaha rakyat kecil UMKM dan sektor informal, dan pemulihan ekonomi nasional," tegasnya.
Forum ini juga meminta Jokowi untuk fokus mengalokasikan anggaran negara sepenuhnya untuk penanganan pandemi Covid-19, bukan untuk agenda lain.
Menurut catatan Forum Ukantara, lebih dari 60 persen UMKM dan sektor informal ini gulung tikar karena daya beli masyarakat semakin menurun bahkan untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari harus jual barang atau pinjam ke sana kemari.
Baca Juga: Pasien Covid-19 Anak Punya Komorbid, Risiko Meninggal Lebih Besar
Berita Terkait
-
Dibuka Besok, Layanan Gratis Kremasi Jenazah Covid di TPU Tegal Alur untuk Semua Agama
-
Puan Maharani: Hati Saya Pilu Dengar Vino jadi Yatim Piatu
-
Siswi SD Ngeluh di Depan Jokowi: Saya Mau Sekolah Tatap Muka, Kelamaan di Rumah Jenuh Pak
-
Ditanya Anak SD Ngapain Saja saat Jadi Presiden, Ini Jawaban Jokowi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi