Suara.com - Bagaimana cara dapat obat covid saat isolasi mandiri? Simak caranya berikut ini.
CARA DAPAT OBAT COVID SAAT ISOMAN
Lonjakan kasus positif Covid-19 membuat kapasitas rumah sakit tak mampu menampung semua pasien. Dampaknya, sebagian besar warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 harus menjalani perawatan dan isolasi mandiri di rumah.
Kementerian Kesehatan melalui akun Instagram resminya @kemenkes_ri menyebutkan hanya pasien dengan gejala ringan yang diperbolehkan melakukan isolasi mandiri. Saat isolasi mandiri, pasien atau pihak keluarga juga harus berkoordinasi dengan puskesmas terdekat. Selain untuk pemantauan gejala, koordinasi dengan fasilitas kesehatan juga memudahkan pasien mendapatkan obat secara gratis.
Cara dapatkan obat saat isolasi mandiri pun cukup mudah. Mereka yang positif Covid-19 di rumah dan menjalani isolasi mandiri dapat memperoleh obat-obatan secara gratis dengan layanan telemedicine.
“Pasien juga bisa menghubungi RT/RW setempat dan kontak langsung puskesmas terdekat,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Program Vaksinasi Covid-19 yang juga Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi, seperti dilansir dari kemenkes.go.id.
Kendati demikian, pasien harus menunjukkan hasil tes PCR untuk memperoleh layanan obat gratis ini. Setelah menghubungi puskesmas terdekat, dokter atau bidan desa akan melakukan triase untuk membagi pasien dalam dua kategori yaitu orang tanpa gejala (OTG) dan pasien dengan gejala ringan.
Selanjutnya pasien akan mendapatkan obat gratis sesuai dengan anjuran dokter. Pemerintah telah menyiapkan tiga paket obat bagi pasien positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri di rumah.
Paket pertama berisi vitamin untuk warga dengan hasil PCR positif tanpa gejala atau OTG, paker kedua berisi vitamin dan obat yang diberikan kepada pasien dengan keluhan demam dan kehilangan indra penciuman atau anosmia. Paket ketiga berisi vitamin dan obat yang diberikan kepada pasien dengan keluhan demam dan batuk kering.
Baca Juga: Viral Pasien Covid-19 Dikeroyok Orang Sekampung, Ternyata Bukan karena Ditolak Isoman
Nadia menekankan seluruh pengobatan yang diberikan kepada pasien positif Covid-19 di rumah harus disertai dengan anjuran dan pengawasan dokter. Dengan demikian, meskipun sama-sama terpapar Covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri di rumah, setiap orang bisa mendapatkan obat yang berbeda. Untuk itu pasien Covid-19 maupun pihak keluarga diharuskan menempuh prosedur yang benar jika ingin mendapatkan obat sebagai terapi Covid-19.
11 LINK TELEMEDICINE: DAPAT OBAT GRATIS UNTUK ISOLASI MANDIRI
Berikut ini link telemedicine yang dapat Anda kunjungi nantinya.
- Halodoc
- Klik Dokter
- Milvik Dokter
- Pro Sehat
- Get Well
- Good Doctor
- Klinik Go
- Link Sehat
- SehatQ
- Yesdok
- Alodokter
Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers secara virtual, layanan telemedicine juga akan mengirimkan paket obat kepada pasien Covid-19 dengan gejala ringan.
Obat tersebut diberikan secara gratis. Paket obat tersebut terdiri dari Multivitamin (C,B,E,Zinc), Parasetamol Tablet 500 mg, Oseltamivir 75 mg, dan Azitromisin 500 mg.
Tak hanya itu, layanan telemedicine yang bekerja sama dengan Kemenkes juga telah terintegrasi dengan 742 laboratorium PCR di seluruh Indonesia. Hal ini bertujuan agar pasien dapat melakukan pemeriksaan dengan lebih mudah.
KEMENTERIAN KESEHATAN MERILIS FARMAPLUS.KEMKES.GO.ID
Kementerian Kesehatan telah merilis aman farmaplus.kemkes.go.id sebagai sarana untuk mengecek ketersediaan obat bagi pasien covid-19. Situs ini memudahkan masyarakat dan menjangkau lebih dari 2.100 apotek seluruh Indonesia.
Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa situs Farmaplus sangat mudah diakses masyarakat untuk mencari ketersediaan obat perawatan Covid-19 yang ada di apotek sekitar tempat tinggal kita
Hal ini tertuang dalam kolom keterangan foto (caption) Instagram @jokowi. "Anda bisa mengecek ketersediaan obat dan vitamin itu melalui situs https://farmaplus.kemkes.go.id/ yang sekarang mencakup lebih dari 2.100 apotek di seluruh provinsi di Indonesia."
OBAT COVID-19 HARUS SESUAI RESEP DOKTER
Menyadur dari laman Kemkes, drg Arianti Anaya, plt. Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan, mewajibkan kepada masyarakat yang akan membeli obat-obatan perawatan Covid-19 (kecuali vitamin), untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu.
Hal ini dikarenakan adanya risiko jika obat dikonsumsi tidak sesuai resep dokter, justru akan menjadi racun dan tidak mengobati. Inilah yang harus dimengerti dan dipahami dengan baik oleh masyarakat.
CARA CEK KETERSEDIAAN OBAT COVID-19 DI APOTEK SECARA ONLINE
Cara mudah untuk mengecek ketersediaan obat perawatan pasien Covid-19 adalah sebagai berikut:
- Akses laman https://farmaplus.kemkes.go.id/
- Pilih obat yang akan dicari
- Masukkan wilayah dan nama apotik yang akan dicari
- Data yang dibutuhkan akan muncul
Perlu diketahui, data ketersediaan obat Covid-19 dan vitamin bukanlah data real-time. Namun akan di-update setiap hari pukul 17.00 WIB secara berkala. Lakukan pengecekan obat terlebih dahulu mengingat tingginya kebutuhan saat ini.
Demikian cara dapat obat covid saat isolasi mandiri.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Drone Iran Hantam Menara Burj Al Arab di Dubai
-
Daftar Penerbangan Bandara Soetta yang Dibatalkan Akibat Perang Iran 1 Maret 2026
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Jenderal Iran Dikabarkan Tewas, AS Mulai Operasi Militer Bareng Israel
-
Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak
-
Ramadan Ramah Anak di Masjid Sunda Kelapa: Cara Seru Tanamkan Cinta Masjid Sejak Dini
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup