Suara.com - Seorang remaja berumur 14 tahun di China melaporkan ayahnya sendiri ke polisi setelah disuruh bersih-bersih rumah. Remaja ini mengatakan tindakan ayahnya adalah ilegal.
Menyadur Oddity Central Minggu (25/07), insiden ini terjadi di Ma'anshan, Anhui China di mana seorang ayah muak melihat anaknya memegang ponsel sepanjang hari.
Sang ayah mengatakan putra remajanya mengabaikan pekerjaan rumah dan studinya sehingga ia memutuskan memberi anaknya pekajaran hidup.
Pertama, ia meminta anaknya untuk meletakkan ponsel dan melakukan pekerjaan rumah. Sang anak marah dengan dan diduga ia sudah kecanduan ponsel.
Anak itu kemudian menyelinap keluar rumah ketika ayahnya tidak memperhatikan dan langsung pergi ke kantor polisi. Ia mengatakan ayahnya melakukan "pekerja anak ilegal".
Petugas tidak benar-benar mengerti apa yang terjadi, jadi dia menemani bocah itu pulang untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang situasinya.
Sang ayah terperangah mendengar penjelasan polisi dan menceritakan apa yang terjadi. Dia mengambil ponsel anaknya dan menyuruhnya mengerjakan pekerjaan rumah.
Setelah tidak mendapat jawaban dari remaja itu, polisi itu menyarankan ayahnya untuk mendisiplinkannya. ia juga mengambil ponselnya sepertinya ide yang bagus.
“Apakah kamu benar-benar berpikir aku hanya memiliki ponsel itu? Itu sangat naif darimu!” jawab anak remaja itu.
Baca Juga: Hati-hati! Berikut 5 Bahaya Menggunakan Ponsel Sambil Diisi Daya
Berita itu beredar di media sosial China dan warganet menyarankan orang tuanya untuk berbicara serius dengan anaknya sebelum terlambat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra