Suara.com - Seorang atlet judo asal Aljazair yang bernama Fethi Nourine diskors dan dipulangkan dari arena Olimpiade karena menolak bertanding dengan atlet Israel.
Menyadur Japan Times MInggu (25/06), Nourine diskors oleh Federasi Judo Internasional pada hari Sabtu setelah menolak hasil undian yang menyatakan ia harus bertanding dengan Israel.
Fethi Nourine dan pelatihnya Amar Benikhlef memberikan pernyataan individu kepada media tentang pengunduran diri mereka dari ajang Olimpiade Tokyo.
Mereka mengatakan keputusan itu diambil untuk menghindari atlet dari Israel, kata IJF dalam sebuah pernyataan dan melanjutkan bahwa ini bertentangan dengan filosofi Federasi Judo Internasional.
“IJF memiliki kebijakan non-diskriminasi yang ketat, mempromosikan solidaritas sebagai prinsip utama, diperkuat oleh nilai-nilai judo,” katanya.
Komite Olimpiade Aljazair menarik akreditasi untuk atlet juga pelatihnya dan akan mengirim mereka pulang, menerapkan sanksi yang sesuai, kata IJF.
Pada hari Jumat, Nourine mengatakan kepada media Aljazair bahwa dukungan politiknya yang membela perjuangan Palestina membuatnya tidak mungkin untuk bersaing dengan Tohar Butbul dari Israel.
Judoka 30 tahun itu menghadapi pemain Sudan Mohamed Abdalrasool pada Senin dalam pertandingan pertamanya di kelas 73 kg putra. Ia akan bertanding melawan Butbul di babak berikutnya.
Nourine sebelumnya juga mengundurkan diri dari kompetisi untuk menghindari menghadapi lawan Israel. Dia menarik diri dari kejuaraan dunia 2019 di Tokyo karena alasan yang sama.
Baca Juga: Potret Liburan Windy Cantika, Penyumbang Medali Pertama RI di Olimpiade Tokyo 2020
Konflik Israel-Palestina berkobar lagi tahun ini memicu bentrokan lintas perbatasan. Atlet dari negara lain, termasuk Iran dan Mesir, juga di masa lalu menolak untuk bersaing dengan orang Israel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau
-
Jaksa Ungkap Total Uang yang Diterima Noel Ebenezer Mencapai Hampir Rp 4,5 Miliar
-
Kapolda Metro Jaya Kini Bintang Tiga, Sahroni: Tanggung Jawabnya Harus Setara Pangdam
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga
-
Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya