Suara.com - Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Hendro Pandowo membuka pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun ajaran 2021 di Sekolah Polisi Negara (SPN), Lido, Bogor, Jawa Barat. Ada 762 Bintara yang mengikuti pendidikan tahun ini.
Hendro mengemukakan dari 762 peserta 21 di antaranya titipan dari Polda Jawa Timur. Kemudian 50 lainnya dari Polda Papua.
"Jangan sia-siakan semua usaha dan cita-cita yang saudara akan raih. Jangan cepat berpuas diri," kata Hendro saat memberikan amanat kepada peserta didik.
Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan proses pendidikan akan diterapkan dengan protokol kesehatan ketat. Para peserta akan menjalani tes kesehatan berkala setiap minggunya.
"Kesemuanya sudah kita lakukan dengan protokol kesehatan, yang kita gunakan adalah PCR bukan swab antigen dan semuanya negatif," ujar Yusri.
Yusri menjelaskan para peserta didik ini akan menjalani proses pendidikan selama lima bulan. Mereka akan menerima materi di antaranya soal kepolisian, wawasan kebangsaan, dan Undang-Undang.
Berita Terkait
-
Jerinx SID Sakit di Bali, Tak Bisa Datang Diperiksa Polisi Kasus Maki-maki Adam Deni
-
Daftar Samsat Keliling Jadetabek di Awal Pekan Ini
-
PPKM Level 4 Diperpanjang, Polda Metro Jaya Tetap Lakukan Pemeriksaan STRP
-
Jerinx Diperiksa Polda Metro Jaya Hari Ini Soal Kasus Pengancaman Adam Deni
-
Nekat! Sejumlah Pemuda Balap Liar di Sudirman Saat PPKM, Puluhan Motor Kena Tilang
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?