Suara.com - Viral video pria paruh baya memegangi perutnya karena kelaparan. Pria dengan kepala tertempel koyo itu berjalan berjalan sembari menggendong tas ransel.
Pria dalam video itu tampak linglung.
Kemudian, seseorang menghampiri pria tua tersebut dan menanyakan keadaannya. Rupanya, bapak tersebut memegangi perutnya karena kelaparan.
Melihat pria tua itu, sang perekam video mengajaknya mampir ke sebuah tempat makan.
Sesampainya di tempat makan, bapak itu terlihat begitu lahap menyantap makanannya. Saat ditanya, ia tidak memiliki rumah. Selama ini ia hidup di pinggir jalan.
Untuk beristirahat, ia menumpang tidur di emperan toko atau di pinggir jalan. Karena kebiasaannya menumpang tidur di depan toko, ia mengaku sering diusir.
Sayangnya, kisah pria tua tersebut tidak diceritakan dengan lengkap karena keterbatasannya dalam berbicara.
Dia menjelaskan kondisinya menggunakan bahasa isyarat. Setelah diajak makan, ia tampak terharu. Matanya kemudian terlihat berkaca-kaca.
Video yang diunggah akun Instagram @viralselebriti ini membuat para warganet terenyuh.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Vaksin Pfizer Dapat Menularkan Virus ke Orang yang Belum Divaksin?
"Terimakasih orang baik.. insyaa Allah ditambah Allah selalu rezeki org yg sering bersedakh pada org yg tepat.. aamiin ya Allah," kata warganet.
"Sehat terus bapak mudah-mudahan lebih banyak orang baik di luar sana yang bisa bantu bapak ini kasih tempat tinggal," tambah yang lain.
Ada pula warganet yang menyarankan untuk razia orang kelaparan.
"Razia jangan masker saja, razia orang kelaparan banyak," kata warganet.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah Vaksin Pfizer Dapat Menularkan Virus ke Orang yang Belum Divaksin?
-
Viral Spanduk Promo Mie Ramen 'Buy One Get Free Kecuali Presiden' Diturunkan Satpol
-
Viral Air Keran Hasilnya Positif Usai Diuji Alat Tes Covid-19, Ini Faktanya
-
Diserang Isu Penelantaran Jenazah di Tepi Jalan, Bupati Jember: Jangan Main-main Hoaks
-
Heboh Mobil Ambulans Bawa Bumil Terhalang Pengendara Toyota Innova, Publik Beri Saran Ini
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kasatgas Tito Terus Perkuat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascabencana Sumatera
-
Bripda Mesias Dipecat Tidak Hormat Usai Kasus Tewaskan Pelajar di Tual
-
DPR: Perjanjian Transfer Data RI-AS Harus Seimbang dengan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Warga
-
Bantah Laporan Awal, Polda Sulsel Pastikan Bripda Dirja Tewas Akibat Penganiayaan
-
Menuju Piala Dunia 2026, DPR Minta Pengunduran Diri Dirut TVRI Tak Ganggu Stabilitas dan Kinerja
-
Terobos dan Rusak Portal JLNT Casablanca, 11 Motor Diamankan Polisi
-
Stunting Jadi Prioritas, Semarang Intervensi Gizi 78 Ribu Remaja dan Pantau 60 Ribu Balita
-
Membaca Amarah Publik pada Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP: Selesai Kontrak, Selesai Loyalitas?
-
Apes! Pria Ini Kehilangan Mobil Gara-Gara Mabuk dan Ketiduran di Pinggir Jalan
-
Saksi Ungkap Transaksi Rp 809 Miliar ke Gojek, GoTo Tegaskan Dana Kembali ke Kas