"Korban mengatakan "manggai (malas) nian kau ni, masak kau dak dapat getah"," kata Kaswandi kepada wartawan.
Korban juga ngomel tentang sapi yang hilang sehingga pelaku naik pitam. Redian kemudian mengambil linggis di dekatnya. Ketika korban berjalan ke garasi, ia langsung memukulkannya ke kepala korban.
"Korban terjatuh dengan kepala berdarah. Lalu pelaku menyeret korban ke dalam kamar mandi," katanya.
Setelah menghilangkan nyawa Syafri, Redian kemudian mengambil barang korban berupa sepeda motor Honda Scoopy warna putih.
"Ia kabur ke daerah Prabumulih memakai sepeda motor korban. Sempat mengambil uang korban Rp 5 juta dan handphone A53," imbuh Kaswandi.
Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, seperti sebuah buah linggis, satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih, sisa uang Rp 446.000, pakaian yang dikenakan pelaku saat melakukan pembunuhan. Kemudian ada satu buah telepon genggam merek Oppo.
"Pelaku saat ini telah dibawa ke Polres Merangin guna penyidikan lebih lanjut," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Ancaman Kebakarang Hutan Mengintai di Musim Kemarau, Tiga Hal Ini Jadi Kunci Pencegahan
-
Istri Presiden Haiti Ungkap Dirinya Bisa Selamat dari Tragedi Pembunuhan
-
Penjual HP Terkapar di Pinggir Jalan, Tubuh Penuh Luka Bacok Diduga Dibunuh
-
Kesal Istri Diganggu lewat Facebook, Suami Bunuh Pria Tetangga Desa di Riau
-
Ada Bekas Luka di Kepala, Perempuan Tewas Terkubur di Ngemplak Korban Pembunuhan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap
-
Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta
-
Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa