Suara.com - Dalam waktu dekat umat Islam akan merayakan tahun baru Islam atau disebut juga tahun baru Hijriyah. Kapan Tahun Baru Islam 2021 jatuh pada tahun ini? Berikut tanggal dan sejarah tahun Hijriyah dalam Islam.
Tahun baru tersebut diperingati setiap tanggal 1 Muharram pada kalender Hijriyah yang saat ini telah sampai pada tahun 1443 H. Sementara pada kalender Masehi, tahun baru Islam akan jatuh pada hari Selasa 10 Agustus 2021.
Di Indonesia, tahun baru Hijriyah dijadikan sebagai hari libur nasional. Namun khusus untuk Tahun Baru Islam 2021 ini ada perubahan hari libur.
Menurut ketentuan dalam SKB 3 Menteri Nomor 642 tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2021 yang ditandatangani 18 Juni 2021, libur tahun baru Hijriyah tidak jatuh pada Selasa 10 Agustus 2021, melainkan pada Rabu 11 Agustus 2021. Kebijakan tersebut muncul sebagai upaya pemerintah mencegah penyebaran Covid-19. Pemerintah juga mengubah hari libur nasional untuk beberapa hari keagamaan lainnya.
Sejarah Tahun Baru Islam
Dilansir dari NU Online, Kalender Hijriyah mulanya ditetapkan pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab yang memiliki gagasan untuk menetapkan tahun bagi masyarakat. Lantas, ia mengumpulkan para sahabat untuk bermusyawarah.
Kalender Hijriyah dihitung berdasarkan peredaran bulan sehingga disebut juga sebagai tahun Qamariyah. Seperti tahun masehi, tahun Qamariyah juga memiliki dua belas bulan setiap tahunnya. Lantas mengapa tidak disebut sebagai tahun Qamariyah?
Penetapan awal tahun diambil dari hijrahnya Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah. Selain itu, hijrahnya Nabi Muhammad SAW juga merupakan penanda dipisahkannya yang benar dengan yang batil.
Berikut belas nama bulan pada kalender Hijriyah.
Baca Juga: Doa Awal Tahun, Amalan yang Dibaca saat Tahun Baru Islam 2021
1. Muharram
2 .Safar
3. Rabiul Awal
4. Rabiul Akhir
5. Jumadil Awal
6. Jumadil Akhir
7. Rajab
8. Syaban
9. Ramadhan
10. Syawal
11. Dzulqadah
12. Dzulhijjah
Setelah melalui berbagai pertimbangan, bulan Muharram akhirnya ditetapkan sebagai bulan pertama pada tahun Hijriyah. Pada bulan Muharram juga terdapat sejumlah amalan-amalan yang dianjurkan diantaranya berpuasa Sunnah pada tanggal 9 Muharram (Puasa Tasu'a) dan 10 Muharram (Puasa Asyura).
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak sedekah pada bulan Muharram untuk meraih keutamaan dan pahala.
Itulah penjelasan kapan Tahun Baru Islam 2021 diperingati. Jangan lupa juga menunaikan amalan-amalan yang dianjurkan. Semoga Allah SWT memberi berkah untuk kita semua.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Minggu Pagi Berdarah di Jaksel, Polisi Ringkus 6 Pemuda Bersamurai Saat Tawuran di Pancoran
-
Masa Depan Penegakan HAM Indonesia Dinilai Suram, Aktor Lama Masih Bercokol Dalam Kekuasaan
-
Anggota DPR Sebut Pemilihan Adies Kadir sebagai Hakim MK Sesuai Konstitusi
-
Google Spil Tiga Jenis Kemitraan dengan Media di HPN 2026, Apa Saja?
-
KBRI Singapura Pastikan Pendampingan Penuh Keluarga WNI Korban Kecelakaan Hingga Tuntas
-
Survei Indikator Politik: 70,7 Persen Masyarakat Dukung Kejagung Pamerkan Uang Hasil Korupsi
-
Geger Pria di Tambora Terekam CCTV Panggul Karung Diduga Isi Mayat, Warga Tak Sadar
-
Menkomdigi Meutya Minta Pers Jaga Akurasi di Tengah Disinformasi dan Tantangan AI
-
Megawati Terima Doktor Kehormatan di Riyadh, Soroti Peran Perempuan dalam Kepemimpinan Negara
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik atas MBG Tinggi, Kinerja BGN Jadi Penentu Keberlanjutan