Suara.com - Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani memandang PPKM Level 4 sebaiknya diperpanjang. Alasannya, lonjakan kasus Covid-19 yang masih tinggi.
Hanya saja, kata Kamhar, untuk daerah-daerah yang mengalami penurunan kasus dan bisa dikendalikan maka penerapan kriteria levelnya bisa kembali disesuaikan.
"Memang beberapa waktu terakhir telah mengalami tren penurunan, ini kita apresiasi, namun tetap saja masih tinggi dan fluktuatif. Jadi jangan sampai terlena dan kecolongan lagi," kata Kamhar kepada wartawan, Senin (2/8/2021).
Kendati menyarankan PPKM Level 4 diperpanjang, Kamhar menekankan agar pemberian bantuan sosial atau bansos segera dicairkan. Sebab pemberian bansos menurut dia juga akan berdampak terhadap tingkat kepatuhan masyarakat menjalankan protokol kesehatan.
"Alokasi bansos ini menjadi penting agar masyarakat tidak terpaksa melanggar kebijakan karena tak adanya perhatian dan tidak hadirnya negara di tengah penderitaan rakyat," ujar Kamhar.
Sebagaimana diketahui pemerintah sebelumnya memutuskan memperpanjang PPKM Level 4 sejak 26 Juli sampai 2 Agustus 2021. Kekinian kebijakan pemerintah masih dinanti masyarakat apakah akan memperpanjang atau melonggarkan PPKM Level 4 pada hari ini.
Tag
Berita Terkait
-
Duh! Dampak PPKM, 70 Ribu Buruh di Jateng Di-PHK Tanpa Pesangon
-
Pelaku Usaha Harap PPKM di DKI Jakarta Segera Turun ke Level 3
-
Catat! Daftar Daerah Dapat BLT Subsidi Gaji Rp 1 Juta, Bekasi dan Karawang Masuk!
-
Viral Curhat Mati Corona Ala Madura, Maksudnya Apa?
-
Apakah PPKM Level 4 akan Diperpanjang? Pengamat: Terserah Pak Presiden Saja
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret
-
Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari
-
Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami
-
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung