Suara.com - Momen pernikahan pengantin ini mendadak menjadi perhatian publik. Pasalnya, kedua mempelai harus menjalani pernikahan secara virtual.
Video momen kedua mempelai itu dibagikan oleh akun Tiktok @int****.
Dalam video tersebut, dia membagikan kisah pengantin yang haru menjalani pernikahan secara virtual.
Hal tersebut lantaran sang mempelai pria dinyatakan positif covid-19.
Tiga hari sebelum acara pernikahan berlangsung, pengantin pria terkonfirmasi positif covid-19.
Akhirnya, dia harus menjalani isolasi mandiri di rumahnya.
Nikah Virtual
Dalam video tersebut, terlihat pengantin wanita tampak seorang diri berada di pelaminan.
Sementara, mempelai pria terlihat di layar monitor yang ada di pelaminan.
Baca Juga: Pasien Wadul Makanan Kurang Enak, Ganjar: Nanti Menunya Tak Suruh Pesan di Chilli Pari
Mereka harus terpisah lantaran mempelai pria menjalani isolasi mandiri akibat covid-19.
Jelang tiga hari pernikahan, mempelai pria ternyata terkonfirmasi positif covid-19 dan harus isolasi mandiri.
Padahal segala persiapan sudah siap. Namun acara pernikahan tersebut harus tetap terlaksana.
Akhirnya kedua keluarga memutuskan untuk melanjutkan acara meskipun secara virtual.
"Wedding virtual. CPP H-3 dinyatakan positif covid-19 dan harus isolasi mandiri sedangkan semua sudah dipersiapkan termasuk WO, catering, MUA, dekorasi, video dan photograph, pengantin dan keluarga memutuskan acara tetap berjalan. Alhamdulilah di era semakin canggih ini bisa dengan konsep virtual wedding," tulis keterangan video itu, dikutip Suara.com.
Berdasarkan video itu, mereka tampak menikmati acara tersebut meskipun harus terpisah.
Sang mempelai wanita terlihat menyapa suaminya. Sementara itu, mempelai pria tetap mengenakan baju pengantin saat isolasi mandiri covid-19.
Komentar Warganet
Momen tersebut membuat warganet ikut terharu sekaligus nyesek. Mereka ikut memberikan doa kepada kedua mempelai.
"Kalau aku lebih baik diundur nunggu sembuh, daripada momen sekali seumur hidup nggak bisa bersandin berdua di pelaminan sama suami," ujar warganet.
"Kenapa nggak ditunda aja dulu sampai sembuh? Kasihan kan mempelai wanitanya," komentar warganet.
"Wah jadi kenyataan udah mulai ada nikah virtualnya," kata warganet lain.
Berita Terkait
-
Viral! Emak-Emak Labrak Guru Lewat Video, Gara-Gara Tidak Memberikan Penjelasan Tugas
-
Pasien Wadul Makanan Kurang Enak, Ganjar: Nanti Menunya Tak Suruh Pesan di Chilli Pari
-
Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Belum Diberikan, Warga Datangi Balai Kota
-
Viral 2 Bocah Tabur Bunga di Makam Ibu, Kompak Tempelkan Kuping di Tanah Kuburan
-
Aksi Pedagang Asongan di Jalan Ini Bikin Salut Pemobil, Ternyata Ini Sebabnya
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS
-
Intimidasi Makin Meluas, Ibu Ketua BEM UGM dan 30 Pengurus Jadi Sasaran Teror Digital
-
Lokataru Foundation: RUU KKS Berpotensi Jadi Alat Represif Baru
-
Peziarah TPU Kawi-Kawi Resah, Jasa Bersih Makam Musiman Diduga Memaksa Minta Uang
-
Kebakaran di Mal Ciputra Bekasi, Percikan Las Logo Reklame Jadi Pemicu