Suara.com - Seorang penngantin wanita meninggal dunia karena serangan jantung satu jam setelah mengadakan pernikahan, hingga membuat satu warga desa di Mesir terkejut.
Menyadur Gulf News Kamis (5/8/2021) Isra Shaaban dimakamkan sehari setelah mengadakan pesta pernikahan di rumahnya di Desa Medoum, Kegubernuran Beni Suef, Mesir utara.
Perempuan 21 tahun tersebut tiba-tiba merasa lemas saat berjalan pulang ke rumahnya. Pengantin baru itu kemudian merasakan sakit di dadanya.
Isra kemudian dibawa ke rumah sakit karena kondisinya yang semakin parah. Ia kemudian divonis menderita serangan jantung.
Tragisnya, nyawa Isra tak tertolong. Kabar kepergian pengantin baru itu membuat keluarga dan satu warga desanya terkejut.
"Kemarin, kami menghadiri pernikahan Isra di mana semua orang bahagia, hari ini, kami menguburkannya," ujar Mohammad Hamed, sepupu Isra.
"Kami senang dapat berpartisipasi dalam pernikahannya dan satu jam kemudian kami menerima telepon. Kesedihan telah menimpa seluruh desa." sambungnya.
Media lokal mengatakan desa itu sangat terkejut mendengar kabar kematian Isra. Banyak penduduk setempat yang menghadiri pemakamannya.
"Pengantin wanita itu merasakan kelelahan dan rasa sakit yang tajam di perut dan dadanya setelah pesta pernikahan berakhir," ungkap seorang penduduk desa yang tidak disebutkan identitasnya.
Baca Juga: Gendong Seekor Singa di Tengah Keramaian, Pria Ini Ditangkap Pihak Berwenang Mesir
"Pengantin wanita itu kemudian dibawa ke rumah sakit di mana dia mengembuskan napas terakhir." sambungnya.
Tidak jelas apakah pihak berwenang setempat sedang menyelidiki kematian pengantin wanita itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!