Suara.com - Seorang pria di Malaysia ditangkap polisi laut karena berenang dari George Town ke Sebarang Perai. Ia ditahan karena melanggar aturan perjalanan antar-distrik.
The Star Kamis (05/08) melaporkan, pria ini pernah ditangkap beberapa kali karena melakukan aksi serupa. Kali ini, ia mengatakan ingin berenang ke Mekkah. Ia ditemukan mengambang di perairan Penang dengan pelampung.
Timur Laut OCPD Asst Comm Soffian Santong mengatakan, pria 28 tahun itu sebelumnya melompat ke laut di dermaga Marina Kota Tanjung sebelum diselamatkan oleh polisi laut.
Dia kemudian mengklaim ingin pergi ke Seberang Perai. "Insiden itu viral di media sosial dan dikomentari secara luas."
Berdasarkan penyelidikan awal, pria itu adalah individu yang sama dalam insiden yang dilaporkan pada 12 Juli.
"Namun, dia diselamatkan oleh polisi laut dan kali ini dia memberi alasan ingin berenang ke Mekkah," katanya.
Polisi membawa pria itu ke Rumah Sakit Penang untuk perawatan dan dievaluasi kesehatan mentalnya, tapi dinyatakan tidak menderita masalah mental.
Pria itu kini telah ditempatkan di bangsal psikiatri Jalan Perak untuk perawatan lebih lanjut dan hasil tes urinnya negatif narkoba.
"Dia sebelumnya telah dikirim ke pusat rehabilitasi di Badan Narkoba Nasional untuk penambahan narkoba yang serius oleh orang tuanya," katanya.
Baca Juga: BPKH dan PT PP Kerja Sama Hadirkan Proyek Rumah Indonesia di Mekkah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar