Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang wanita menceritakan kisah sopir keluarga omnya yang ditolak saat melamar sang kekasih viral di media sosial.
Lewat sebuah video yang diunggah di akun Tiktoknya, Kamis (6/8/2021) wanita tersebut membeberkan alasan penolakan dari pihak keluarga wanita yang akan di lamar.
Mula-mula ia menjelaskan bahwa sosok sopir tersebut sudah bekerja di keluarganya selama kurang lebih 10 tahun. Oleh sebab itu, saat ia hendak melamar sang kekasih, keluarga majikannya ikut mengantar.
"Ini mas Usep, dia sudah kerja lebih dari 10 tahun sama om aku. Sudah seperti keluarga bagi kami. Bahkan sekarang dia mau melamar pacarnya kami ikut mengantar," tulis wanita tersebut dalam unggahannya, dikutip suara.com, Jumat (6/8/2021).
"Kami sudah sampai di parkiran rumah perempuan dan lihat deh senyum lebar terpancar dari wajah mas Usep," lanjutnya.
Dijodohkan dengan duda 2 anak
Dalam video tersebut dijelaskan, lamaran sang sopir ditolak lantaran ayah dan paman dari si gadis sudah menjodohkannya dengan duda beranak dua.
"Tapi kita semua kaget, ternyata lamarannya ditolak oleh ayah dan pamannya, dengan alasan anaknya sudah dijodohkan oleh duda memiliki anak 2 yang merupakan kerabat dari pamannya," tulis wanita itu lagi.
Tak hanya itu, si gadis dan ibunya juga diceritakan kaget saat mendengar keputusan tersebut.
Baca Juga: Kakek 73 Tahun Jual Buku Keliling, Tak Ambil Untung Banyak Alasannya Buat Terharu
"Bahkan perempuannya dan ibunya ikut kaget mendengar keputusan itu. Mas Usep hanya bisa tertunduk menahan rasa sedih, kecewa, dan sakit hati," pungkasnya.
Sebelumnya sudah koordinasi dengan keluarga si gadis
Di video selanjutnya, wanita tersebut menjelaskan bahwa sebelumnya sudah ada pemberitahuan dari si sopir ke keluarga calon istrinya bahwa ia akan datang melamar.
Ia pun sudah memberikan sejumlah uang untuk konsumsi yang pada saat itu diterima langsung oleh ibu si gadis.
Berdasarkan perbincangan tersebut, ia pun mantap melamar pujaan hatinya. Namun sayangnya secara mendadak bapak dan paman si gadis menolak lamaran tersebut.
Komentar warganet
Berita Terkait
-
Viral! Ninja Akatsuki Beralih Profesi Jadi Tukang Becak, Warganet Ngakak
-
Viral Polisi Berseragam Lengkap Rela Jualan Koran di Jalan, Ternyata Ini Alasannya
-
Kakek 73 Tahun Jual Buku Keliling, Tak Ambil Untung Banyak Alasannya Buat Terharu
-
Tergiur Beli Kamera Harga Rp 40 Ribu di Online Shop, Barang yang Datang Bikin Trauma
-
Kocak! Takut Jarum Suntik Saat Vaksinasi Covid-19, Wanita Ini Sampai 'Ngompol'
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing
-
Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z
-
Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang
-
Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini
-
Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta
-
Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris
-
Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari
-
Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi
-
BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat