Suara.com - Pengakuan dokter saat melakukan vaksinasi kepada seorang ibu menjadi viral. Dokter ini curhat dan merasa baper saat ibu yang ia vaksin menunjukkan foto sang anak.
Hal ini dibagikan di akun TikTok pribadi sang dokter. Hingga berita ini dipublikasikan, video telah disaksikan 1,9 juta kali dan mendapatkan sedikitnya 99 ribu tanda suka.
"Ada yang tahu kelanjutannya?" tulis sang dokter sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Minggu (8/8/2021).
Dokter ini menceritakan pertemuannya dengan seorang ibu di rumah sakit. Ibu tersebut ternyata dijadwalkan menjalani vaksinasi Covid-19.
Sang dokter yang bertugas pun memberikan suntikan vaksin kepada ibu tersebut. Setelah vaksin, ibu tersebut kemudian menjalani screening untuk memastikan tidak ada efek apapun.
Peserta vaksinasi itu kemudian pergi menjauh. Namun beberapa saat kemudian, ibu tersebut kembali mendatangi sang dokter.
"Habis vaksin tiba-tiba ada ibu-ibu nyamperin. Tahunya ibu yang tadi gue screening," tulis sang dokter dalam video.
Ternyata, ibu tersebut ingin meminta nomor WhatsApp dokter tersebut. Mendengar itu, sang dokter pun penasaran bertanya untuk apa.
"Dok, ibu boleh minta no WhatsApp nya gak?" tanya ibu tersebut.
Baca Juga: Viral! Orangutan Bergaya Pakai Kacamata Hitam dari Pengunjung, jadi Sorotan Media Asing
Ia menanyakan apakah ibu itu memerlukan konsultasi. Jika iya, sang dokter menyarankan agar ibu tersebut menjalani konsultasi dengannya saat itu juga.
"Buat konsultasi penyakit ibu? Konsultasi disini aja bu. Nanti ibu daftar dulu aja, nanti aku kasih obatnya," kata sang dokter.
Sang ibu pun mengungkap bukan dirinya yang berniat konsultasi, melainkan putrinya. Ia lantas menunjukkan foto anaknya ke sang dokter.
Dokter itu syok saat melihat foto anak ibu tersebut. Namun, rasa syoknya itu kemudian berubah menjadi baper.
Bagaimana tidak, ternyata foto anak ibu tersebut merupakan cewek yang disukainya saat masih duduk di bangku SMA. Dokter ini pun mulai galau dan bertanya-tanya.
"Dalam hati gue: lah ini kan cewek yang gue suka waktu SMA," tulis sang dokter.
Berita Terkait
-
Viral! Orangutan Bergaya Pakai Kacamata Hitam dari Pengunjung, jadi Sorotan Media Asing
-
Kocak! Santri di Malang Tutupi Mata Pakai Masker Saat Disuntik Vaksin Covid-19
-
Viral Wanita Ungkap Pengalaman Miris Menikah Muda di Umur 17: Aku Menyesalinya!
-
Viral Kakek Pakai Masker Berlubang, Gayanya Santai Sambil Sebat
-
Anak Kades di Malang Terancam Pidana Penjara Buntut Gelar Dangdutan saat PPKM
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun