Suara.com - Viral di media sosial sebuah video yang menyebut Raja Inggris diterima menjadi mahasiswa baru di Universitas Siliwangi, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @collegemenfess, Selasa (10/8/2021) tampak rektor Universitas Siliwangi sedang memimpin sidang terbuka dalam rangka pelantikan mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022.
Dalam pidatonya, ia menyampaikan bahwa salah satu mahasiswa baru yang diterima di Universitas Siliwangi memiliki nama yang cukup unik.
Mahasiswa tersebut bernama Raja Inggris. Ia diterima pada program studi Pendidikan Masyarakat.
"Dari grup WA para anggota senat, saya mendapat informasi bahwa tahun ini Raja Inggris pun ikut kuliah di Unsil (Universitas Siliwangi), ini menunjukkan kepercayaan yang begitu besar kepada kami meskipun ini bukan King of England," ujar Rektor dalam pidatonya, dikutip suara.com, Selasa (10/8/2021).
Rektor lantas meminta bagian TIK untuk memperlihatkan foto dan identitas mahasiswa baru tersebut. Di kolom nama mahasiswa baru tersebut benar-benar tertera tulisan 'Raja Inggris'.
"Nah ini bagian TIK bisa menampilkan, ini Raja Inggris yang menjadi mahasiswa baru program studi Pendidikan Masyarakat," ujar sang Rektor.
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka menyoroti nama unik mahasiswa baru tersebut yang bikin heboh.
"Wkwkwk baru jadi maba udah bikin heboh bukan cuma sekampus aja, tapi sampai se-Twitter," ujar salah seorang warganet.
Baca Juga: Terganggu Bunyi Meteran Listrik Tetangga, Wanita Ini Isikan Token Biar Bisa Tidur Nyenyak
"Ya Allah itu orang tuanya yang kasih nama dapat ide dari mana ya? Apa pengen anaknya tiba-tiba jadi raja inggris gitu?" sahut warganet lain.
"Wkwkwkwk namanya unik banget," tulis warganet lain.
"Ngakak banget ya ampun," komentar warganet lain.
"Rektornya kocak juga," sahut salah satu warganet.
Video selengkapnya dapat dilihat di sini.
Berita Terkait
-
Viral Pembagian Masker dan Bantuan Dibubarkan, Warga Teriaki Satpam
-
Usman Kansong Dilantik Jadi Dirjen di Kemkominfo
-
Pria Ini Punya Cara Unik Ungkapkan Perasaan, Surat Cinta Ditempel Dekat Sawah
-
Viral Emak-emak Korban Sinetron Ikatan Cinta, Bikin Syukuran Masak Bubur Merah
-
Terganggu Bunyi Meteran Listrik Tetangga, Wanita Ini Isikan Token Biar Bisa Tidur Nyenyak
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Senyap, Iran Siap-siap Stok Rudal dan Drone di Tengah Gencatan Senjata
-
Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia
-
Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel
-
Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader
-
Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman
-
Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia
-
Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
-
Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani
-
Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk
-
Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan