Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pria memparodikan Puan Maharani berjoget saat sedang kampenye viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh sebuah akun Tiktok pada Sabtu (14/8/2021) tampak Puan Maharani berjoget di atas panggung dengan mengenakan atribut PDIP.
Aksi tersebut dilakukan Puan diduga pada saat mengisi acara Kampanye Pilpres 2019 silam di Solo, Jawa Tengah. Di bagian belakang panggung kampanye tertulis 'Rapat Umum Terbuka Solo Bersatu Menangkan Jokowi-Maruf Amin'.
Dalam video tersebut, Puan terlihat mengacungkan kedua jempolnya sambil berjoget. Ia juga berjalan ke arah tengah panggung sambil mengikuti alunan musik.
Di hadapannya banyak para simpatisan PDIP dan pendukung Jokowi-Maruf yang berdesakan menghadiri acara tersebut.
Dengan mengedit video penuh dengan lambang PDIP yaitu banteng bermoncong putih, pria tersebut membuat sebuah parodi.
"Kepakan sayapmu," tulis pria tersebut dalam kolom keterangan video, dikutip suara.com, Senin (16/8/2021).
"Di sini saya tidak ada unsur menghina, atau bermaksud lainnya ya, kebetulan saja jaketnya sama kok," lanjutnya di kolom komentar.
Ia menirukan gerakan Puan Maharani saat sedang menari di panggung. Begitu pula dengan ekspresinya, ia tampak tersenyum sebagaimana Puan tersenyum pada para simpatisan.
Baca Juga: Viral Emak-emak Barbar Lomba 17 Agustus, Publik: Lomba Melampiaskan Dendam Tetangga
Pria tersebut juga tampak mengenakan jaket berwarna merah bergambarkan lambang PDIP.
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka menyoroti aksi berani pemuda tersebut saat memparodikan aksi Puan Maharani.
"Dia yang joget, gue yang takut," komentar salah satu warganet.
"Saya menyebutnya tampan dan pemberani," sahut warganet lain.
"Gue nyebut lu gagah dan pemberani bang," ujar salah seorang warganet.
"Gue punya kaos banteng bang, mau colab nggak?" komentar warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Mobil Tetangga Diparkir Sembarangan, Aksi Wanita Ini Dinilai Merendahkan Pekerjaan
-
Gegara Pindah Rumah, Wanita Ini Baru Tahu Sifat Asli Tetangganya
-
Viral Curhatan soal Tetangga Reseh, Jemur Baju sampai Bakar Sampah Depan Rumah Orang
-
Viral Aksi Curanmor di Warung Makan Bekasi Terekam CCTV, Begini Kesaksian Korban
-
Viral Emak-emak Barbar Lomba 17 Agustus, Publik: Lomba Melampiaskan Dendam Tetangga
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Malaysia Kutuk Pengibaran Bendera Israel di Masjid Al-Aqsa, Desak PBB Tindak Rezim Zionis
-
Mikroba Bawah Tanah Ditemukan Mampu Atasi Krisis Iklim, Bagaimana Caranya?
-
122 Prodi di Kampus Negeri dan Swasta Ditutup Sepanjang 2026, Menteri Brian Ungkap Alasannya
-
Pemerintah Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Kepada Enam Tokoh
-
Habiburokhman: Tak Perlu Ada Perlakuan Khusus untuk Dino Patti Djalal
-
Takut Negosiasi Iran Gagal, Trump Tegur Netanyahu: Tanpa Saya Kau Sudah Masuk Penjara!
-
Negosiasi Iran Terancam, Donald Trump Gunakan Kata Kasar Tegur Rencana Militer Netanyahu ke Lebanon
-
Kebakaran Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan, Rano Karno: Listrik Harus Dijaga!
-
Nadiem Tuding Kasus Chromebook Bermula dari Dendam Birokrasi: Banyak yang Periuk Nasinya Terganggu
-
Habiburokhman Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Sok Paling Tahu Diplomasi