Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur (Jatim), Kamis (19/8/2021).
Berdasarkan keterangan foto yang diberikan Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Jokowi menaiki Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dengan warna cat yang baru yakni berwarna merah putih.
Kunjungan kerja Jokowi ke Jawa Timur merupakan kali pertama Jokowi menggunakan pesawat Kepresidenan Boeing 737-BBJ2 yang sudah dicat berwarna merah putih.
Sebelumnya warna Pesawat Kepresidenan berwarna dominan biru.
"Iya (Momen pertama Jokowi menggunakan pesawat yang telah dicat warna merah putih)," ujar Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (19/8/2021).
Kendati demikian, kata Heru, inti dari kunjungan Jokowi ke Madiun, Jawa Timur terkait percepatan vaksinasi. Yakni Jokowi meninjau vaksinasi Covid-19 bagi pelajar di SMPN 3 Mejayan, Kabupaten Madiun dan meninjau vaksinasi Covid-19 dari rumah ke rumah bagi masyarakat di Gang Kampung Pesilat, Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun.
"Inti dari bapak Presiden ke Madiun adalah percepatan vaksin dengan menyuntik anak anak usia sekolah dan di ikuti dengan 10 provinsi lain nya, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, beberapa provinsi di Sumatera dan giat di lanjutkan dengan suntik door to door," tuturnya.
Selain itu, Heru menuturkan dalam kunjungan kerjanya, Jokowi juga mengunjungi pabrik pengolahan porang milik PT Asia Prima Konjac dan akan melakukan groundbreaking perluasan pabrik dan berdialog bersama para petani.
"Dan acara tambahan adalah pabrik porang tadi," katanya.
Baca Juga: Demokrat Terus Merongrong Soal Warna Pesawat Kepresidenan, Denny: Mereka Kehabisan Uang
Tuai Polemik
Sebelumnya pengecatan ulang Pesawat Kepresidenan sempat menuai kritik dan polemik karena dilakukan di saat pandemi Covid-19.
Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan, pengecatan pesawat umumnya memakan biaya besar hingga Rp 2 miliar.
Pihak Istana Kepresidenan dalam hal ini Kepala Staf Kepresidenan Heru Budi Hartono telah menjelaskan pengecatan Pesawat BBJ 2 telah direncanakan sejak tahun 2019, terkait dengan perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia di tahun 2020.
Kata Heru, proses pengecatan pesawat kepresidenan merupakan pekerjaan satu paket dengan Heli Super Puma dan Pesawat RJ.
"Namun, pada tahun 2019 pesawat BBJ 2 belum memasuki jadwal perawatan rutin sehingga yang dilaksanakan pengecatan terlebih dahulu untuk Heli Super Puma dan pesawat RJ," ucap Heru.
Berita Terkait
-
68 Purnapaskibraka HUT ke-76 RI Diangkat Jadi Duta Pancasila, Ini Alasannya!
-
Moeldoko Bicara Adab Mengkritik, Politisi Demokrat Sindir Kasus Rebut Partai
-
Terbang ke Jawa Timur, Jokowi Tinjau Vaksinasi dan Kunjungi Pabrik Pengolahan Porang
-
Viral di Tangerang Mural Jokowi 404:Not Found Jadi Kaos, Pembuatnya Ditangkap Polisi
-
Pembuat Mural Jokowi Dicari Polisi, Demokrat: Seharusnya Disikapi Dengan Bijaksana
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi