Suara.com - Seorang arsitek membongkar fitur unik di rumah keluarganya yang lain daripada yang lain. Anggota keluarga adalah arsitek termasuk dirinya.
Potret itu dibagikan melalui akun TikTok pribadinya @Exwaizi dan menjadi FYP di linimasa TikTok.
"Fitur unik di rumah keluarga arsitek," tulis sang pemilik akun sebagai keterangan unggahan.
Ia mengajak para warganet untuk melihat fasilitas unik di rumahnya, salah satunya penjara pribadi.
"Tara! Penjara pribadi!" ucap sang pemilik akun sembari menunjukan pintu masuk ke penjara itu.
Pintu dari penjara pribadi itu berada di bagian atas sehingga penjara tersebut tampak seperti ruang bawah tanah.
Menurut penuturan sang pria, penjara pribadi itu digunakan untuk mengamankan maling atau pencuri. Biasanya, pencuri datang saat malam hari, sehingga sulit untuk mengurusnya ke kantor polisi.
Untuk mengamankan maling itu sampai matahari terbit, meling itu ditempatkan di dalam penjara pribadi.
"Kalo ke kantor polisi malem kan males ya, jadi ditaruh di sini dulu. Besok paginya pas jam kerja baru kita antar ke pos polisi," jelasnya.
Baca Juga: Viral Dua Pemotor Nyaris Baku Hantam, Langsung Kena Mental Gegara Aksi Pria Ini
Ruangan penjara pribadi itu berisi ruang kosong dengan tembok semen berwarna abu-abu. Uniknya, lantai dari penjara itu dipenuhi dengan pasir.
Tak ada barang-barang apapu di sana.
Video ini sedikitnya disaksikan oleh 2,7 juta pengguna TikTok. Melihat video itu, warganet memberikan beragam komentar.
"Tapi kalau malingnya bawa kotak susu, itulah yang berbahaya," ujar warganet.
"Parah banget malingnya kena mental," ucap warganet.
"Nah itu malah enakan buat nongkrong bang," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Viral Dua Pemotor Nyaris Baku Hantam, Langsung Kena Mental Gegara Aksi Pria Ini
-
Viral Potret MUA Taruh Ring Light di Wajah Saat Merias
-
Detik-detik Aktivis Antimasker Banyuwangi Serang Hakim, Netizen: Gak Waras!
-
Videokan Paskibra yang Sedang Bertugas, Pas Dizoom Ada yang Aneh di Sepatunya
-
Kocak! Kambing Diarak ke Pelaminan untuk Kado Pernikahan, Begini Reaksi Pengantin
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat
-
Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan
-
Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong
-
Pemilahan Sampah di Jakarta Mulai Diterapkan, Sejauh Mana Kesiapan di Lapangan?
-
Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?
-
Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara
-
Dugaan Pelanggaran HAM di Torobulu, Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Tambang
-
Ketika PAM Jaya Minta Maaf di Tengah Jalan Jakarta yang Semrawut
-
Satu Keluarga Jadi Korban Kebakaran Maut di Sunter Agung, 4 Orang Meninggal Dunia
-
Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim