Suara.com - Kuasa hukum Rumah Sakit Aisyiyah, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mencabut laporan ke polisi terkait unggahan video ambulans yang disebutkan ugal-ugalan yang menjadi viral di media sosial beberapa waktu lalu, setelah adanya permintaan maaf dari empat terlapor.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kudus AKP Agustinus David mengonfirmasi kuasa hukum RS Aisyiyah pencabutan laporan.
Hal itu, kata dia, dilakukan lantaran keempat orang yang diadukan memiliki iktikad baik untuk meminta maaf sehingga baik pengadu maupun yang diadukan sepakat untuk tidak melanjutkan kasus tersebut.
Aduan yang diterima Polres Kudus pada tiga pekan sebelumnya terkait unggahan video ambulans dan penyebarluasan di media sosial.
Kuasa hukum RS Aisyiyah, Nanda Tanjung, mengatakan sudah mencabut pengaduan.
"Kami sepakat mewakili RS Aisyiyah mewakili Pengurus Muhammadiyah Kudus, dan Lazismu mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Kudus dan para teradu yang memiliki iktikad baik untuk mengakhiri kasus ini," ujarnya.
Iwan, salah satu pihak yang diadukan ke Polres Kudus karena mengunggah video ambulans mengakui ia bersama tiga rekannya sudah sepakat meminta maaf kepada RS Aisyiyah.
"Mengunggah video di media sosial karena spontanitas. Karena sebelumnya memiliki pengalaman mobilnya pernah diserempet ambulans sehingga begitu mendapatkan video tersebut langsung saya unggah di Facebook. Keterangannya saya tulisan baik, kalau sudah kayak gini mau gimana, cuman gitu aja dan tidak ada iktikad menjelek-jelekkan," kata dia.
Ruzikan, perekam video mobil ambulans milik RS Aisyiyah mengaku menyesal telah merekam video dan memposting kecelakaan yang melibatkan tiga ambulans di jalan Kudus-Purwodadi di Desa Ngemplak, Kecamatan Undaan pada Minggu (4/7).
Baca Juga: Dilonggarkan, Polisi Buka Sejumlah Titik Penyekatan di Kabupaten Kudus
"Saya juga tidak mengetahui jika ambulans tersebut milik RS Aisyiyah Kudus. Saya menyesal membuat video itu dan tidak akan mengulangi lagi. Waktu itu tidak tahu ambulans RS Aisyiyah, saya tahunya sebatas logo. Mengetahui videonya viral terus saya hapus," ujarnya.
Video yang diunggah tersebut, kata dia, menyebutkan ambulans ugal-ugalan, mengingat tiga mobil ambulans yang kecelakaan menabrak mobil innova hingga mengakibatkan kaca belakangnya pecah. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
-
Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau
-
Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan
-
BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan
-
BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset