Suara.com - Aksi wanita yang menggunting baju suaminya menjadi sorotan. Ia ternyata benar-benar murka dengan perbuatan yang dilakukan suaminya.
Video menggunting baju suami itu dibagikan di akun TikTok miliknya. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 1,5 juta kali dan mendapatkan 100 ribu tanda suka.
"Murka banget," tulis wanita ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Minggu (22/8/2021).
Dalam video, wanita tersebut tampak menggunting kaos berwarna hitam milik suaminya. Baju itu diduga berasal dari komunitas perkumpulan suaminya.
Wanita itu terus menggunting sambil curhat mengenai masalah rumah tangganya. Ia muak dengan pergaulan sang suami.
"Udah muak sama circle pertemanan suami. Panteskah menyodorkan wanita lain buat dibonceng jalan-jalan sama laki orang," curhatnya.
Tak sampai disitu, wanita ini menyebut teman suaminya adalah perkumpulan buaya dan cewek penggoda. Ia lantas mengatakan dirinya bukan istri yang hanya bisa menangis.
"Para perkumpulan buaya dan cewek gatel semua. Gue bukan istri Indosiar yang cuma bisa nangis-nangis," tegasnya.
Sebaliknya, ia berani memberikan ultimatum kepada suaminya agar jangan berkumpul dengan teman-temannya.
Baca Juga: Di Gubuk Kecil, Kisah Haru Bocah SD Bersama Ibu ODGJ, Sang Anak: Senang Bisa Rawat Ibu
"Laki gue udah minta maaf mau berubah. Jangan dateng lagi ya pengaruk buruk daripada gue usir," lanjutnya.
Selesai menggunting, wanita ini kemudian menginjak-injak baju suaminya. Hal itu dilakukan seolah untuk menunjukkan rasa emosinya.
Dalam video selanjutnya, wanita ini membagikan tangkapan layar percakapannya dengan teman suami. Ia mewanti-wanti teman itu agar tidak bertemu suaminya lagi.
"Jangan temenan sama suami saya lagi deh. Semenjak kenal sama circle kalian, hubungan pernikahan saya mau hancur," pesan wanita itu.
"Suami saya salah, tapi kalian tega sampai gak ada teman yang ingetin. Malah ikut berpartisipasi," sambungnya.
Lebih lanjut wanita ini mengatakan pernikahannya hampir hancur akibat pertemanan suami. Ia juga menyebut hanya circle itu yang hampir merusak rumah tangganya, sedangkan teman lain tidak.
Berita Terkait
-
Di Gubuk Kecil, Kisah Haru Bocah SD Bersama Ibu ODGJ, Sang Anak: Senang Bisa Rawat Ibu
-
Viral Kisah WFH 'Work From Hell', Pasutri Dosen Ngekos Bikin Tetangga Naik Darah
-
Toko Perlengkapan Wanita Bagikan Tas untuk Pengunjung yang Sudah Divaksin Covid-19
-
Ibu Ini Ngotot Pakai Gaun Pengantin di Pernikahan Anak, Pas Ditegur Malah Nyolot
-
Viral Kisah Haru Bocah 7 Tahun Rawat Ibu ODGJ Seorang Diri
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
Terkini
-
Kronologi Terungkapnya Korupsi Penjualan BBM PT PPN, Negara Rugi Rp486 Miliar
-
Awkarin Kembalikan Uang Saku Hanania Travel, Polisi Himpun Rp110 Juta dari Para Influencer
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Tegas! Prabowo Minta Polri Menjadi Penjaga Demokrasi yang Dewasa
-
Mahasiswa Viral Masuk Toilet Cewek? Unisa Yogyakarta: Investigasi Awal Belum Temukan Faktanya
-
Viral Gunungan Sampah di Cakung Barat, Kelurahan Kerahkan Petugas dan Tutup TPS Liar
-
Habiburokhman: HUT ke-80 Harus Jadi Momentum Polri Perkuat Kepercayaan Rakyat
-
Pasar Baru Bakal Dijadikan Myeongdong Versi Jakarta
-
Gelombang Panas Eropa Makin Mematikan: Krisis Kesehatan Hingga Ancam Ketahanan Energi Nasional
-
Prabowo: Kita Butuh Kritik, Tapi Jangan Biarkan Demokrasi Dibajak Pemilik Modal!