Suara.com - Dekorasi pernikahan sekelas Rp 50 juta baru-baru ini menjadi viral. Pasalnya, dekorasi pernikahan yang indah itu diklaim jauh lebih murah dari harga di kelasnya.
Video dekorasi pernikahan itu dibagikan oleh akun TikTok @saras_decoration. Hingga berita ini dipublikasikan, video sudah ditonton 11 juta kali dan mendapatkan 1,3 juta tanda suka.
"Sebagus ini tapi semurah itu? #fyp," tulisnya sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Senin (23/8/2021).
Dekorasi pernikahan itu diaplikasikan di sebuah gedung di Bandung. Dalam video, tampak dekorasi gedung itu yang begitu mewah dan elegan.
Penampakan kursi pelaminan terlihat sederhana namun mewah. Kursi pelaminan begitu polos berwarna putih tanpa hiasan apapun.
Namun, pelaminan itu sudah diberi backdrop berwarna putih yang lengkap dengan karangan bunga. Begitu juga panggung pelaminan dipenuhi dengan bunga dan lampu.
Sementara kursi yang dipersiapkan untuk tamu undangan juga terkesan mewah. Kursi dihias dengan kain putih dan pita-pita berwarna kuning.
Selain bunga, penerangan dalam dekorasi pernikahan itu juga semakin menonjolkan kesan kemewahan. Sontak, dekorasi pernikahan itu disebut-sebut begitu mahal karena terlihat mewah.
"Kirain kaya gini nyampai Rp 50 juta," tulis @saras_decoration sebagai keterangan dalam video TikTok.
Baca Juga: Suami Pulang Nongkrong Ngamuk karena Rumah Berantakan, Istri Cuma Tidur sambil Urus Anak
Namun, harga dekorasi pernikahan yang mewah dan elegan itu disebut tidak sampai Rp 50 juta. Faktanya, pengantin yang menginginkan dekorasi itu hanya perlu mengeluarkan kocek Rp 15 juta.
"Ternyata 15 juta dong," tambah @saras_decoration.
Kendati demikian, hasil dekorasi yang diklaim murah itu menuai perdebatan warganet di kolom komentar. Mereka menuliskan beragam pendapat mereka.
Banyak yang menilai dekorasi pernikahan tidak murah karena lokasi gedung. Menurut warganet, harga menyewa gedung bisa 10 kali lipat lebih mahal dari harga dekorasi.
"Kaya gini Rp 15 juta murah gais. Kalau belum pernah survei mending diem," komentar warganet.
"Rp 15 juta dekorasinya, gedungnya Rp 150 juta," sahut warganet.
Berita Terkait
-
Suami Pulang Nongkrong Ngamuk karena Rumah Berantakan, Istri Cuma Tidur sambil Urus Anak
-
Gugat Teman Cuma karena Didepak dari Bridesmaid, Wanita Ini Ternyata Malah Banjir Dukungan
-
Viral Pengayuh Becak Salat di Teras Ruko, Gus Miftah Sentil Mereka yang Lalai Salat Wajib
-
Menikah Pasti Bahagia? Tidak Juga, Ini 5 Mitos yang Salah Tentang Pernikahan
-
Viral Curhat Istri Punya Suami Salah Gaul: Pernikahan Mau Hancur Sejak Kenal Circle Kalian
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Antisipasi Banjir, Pramono Luncurkan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta
-
Mengapa KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka Korupsi?
-
Polda Metro Gerebek Clandestine Lab Etomidate di Greenbay Pluit, WNA Tiongkok Jadi Peracik!
-
Roy Suryo Endus Manuver 'Balik Kanan' Eggi Sudjana soal Ijazah Jokowi, Ada Apa?
-
Pendukung Israel Minta AS Segera Caplok Greenland, RUU Aneksasi Sudah Disiapkan
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?