Suara.com - Seorang pria membuat terobosan baru yaitu membuat tato barcode sertifikat vaksin di lengan.
Pemuda asal Italia itu tak mau ambil pusing hingga membuat tato tersebut agar tidak ribet saat bepergian.
Menyadur Daily Mail, Minggu (22/08), Andrea Colonnetta, tidak pernah berpikiran untuk membuat tato itu sebelumnya. Namun, ia berubah pikiran setelah ngobrol dengan seniman tato Gabriele Pellerone.
Gabriele Pellerone mengunggah momen tersebut di akun TikTok pribadinya.
Di video itu, ia terlihat membuat tato di lengan kanan sang pria.
Dari video berdurasi singkat itu, pemuda tersebut tampak senang saat melihat tato di lengannya berhasil dibuat dengan sempurna. Bayangkan saja, tato yang berbentuk barcode itu ternyata bisa di-scan menggunakan HP tanpa mengalami kendala sedikit pun.
Bahkan, Gabriele membuktikan hal tersebut dengan melakukan scan barcode usai membuat tato ke pemuda itu. Terlihat barcode sertifikat vaksin COVID-19 tersebut berhasil di-scan bak di sebuah HP. Hal itulah yang mengejutkan publik di dunia maya.
Tidak hanya itu saja, Andrea dan Gabriele juga membuktikan saat pergi ke restoran cepat saji. Dari video itu, para pengunjung tampak terlebih dulu mengutak-atik HP untuk menunjukkan barcode. Namun, pemuda itu hanya memperlihatkan lengan kanannya untuk di-scan.
Benar saja, tato barcode sertifikat vaksin COVID-19 itu berhasil di-scan oleh ponsel sekuriti restoran cepat saji tersebut. Terlihat tak ada kendala yang dialami oleh pemuda itu hingga akhirnya diizinkan masuk.
Baca Juga: Suami Pakai Kuas Make Up untuk Oles Bumbu Ayam, Wujudnya Bikin Publik Nangis
Mengutip South China Morning Post, pemuda berusia 22 tahun itu mengaku melakukan hal tersebut hanya karena ingin berbeda dari yang lain.
Kini, video tersebut telah dilihat 1 juta kali hingga viral di TikTok dan ramai diperbincangkan warganet mancanegara. Bahkan, banyak yang terheran-heran dengan pemuda tersebut lantaran membuat tato barcode sertifikat vaksin di lengannya.
Seperti diketahui, beberapa negara termasuk Italia telah menetapkan aturan bahwa sertifikat vaksin COVID-19 merupakan syarat utama jika ingin masuk ke tempat perbelanjaan, bandara, hingga rumah makan atau restoran. Hal itupun kini telah diterapkan di Tanah Air dengan menujukkan sertifikat vaksin di berbagai tempat keramaian.
Berita Terkait
-
Suami Pakai Kuas Make Up untuk Oles Bumbu Ayam, Wujudnya Bikin Publik Nangis
-
Nikah 'Salah Tanggal', Pengantin ini Pura-pura Akad untuk Dokumentasi
-
Perempuan Kaget Dapat Bakwan Seukuran Jempol dan Berita Terpopuler Lainnya
-
Iseng Minta Foto Tetangga Pas Lagi Nyapu, Hasil Jepretannya Jadi Sorotan
-
Banyak Mural Kritis Dihapus, Muncul Mural: Urus Saja Moralmu, Jangan Muralku
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Spanyol Tarik Permanen Dubes dari Israel, Ketegangan Diplomatik Makin Memanas
-
Garda Revolusi Iran: Hai Musuh-musuh Kami, Menyerah atau Hancur Lebur!
-
Detik-detik Rudal Iran Hantam Israel: 5 Jam Hening, Sirene Berbunyi, Duaarrr!
-
Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
-
Memahami Status Siaga 1 TNI: Ancaman Global, Kritik Pengamat, dan Apa Dampaknya bagi Publik?
-
Sekolah Rakyat Permanen di Sigi dan Lombok Tengah Diminta Gus Ipul Segera Dipercepat
-
Perkuat Pendidikan, Wamensos Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat Maybrat
-
Anies Ingatkan Indonesia Tak Boleh Bungkam di Tengah Ketidakadilan Global: Ada Kontrak dengan Dunia
-
Dipanggil KPK Saat Praperadilan, Kubu Yaqut Cium Indikasi Intervensi: Ini Sangat Aneh
-
Menhaj Tegaskan Persiapan Haji 2026 Tetap On Schedule di Tengah Situasi Timur Tengah