Suara.com - Kisah wanita yang viral drifting mobil di Twitter berakhir menyesakkan. Wanita bernama Yuanita FA atau Yuanita Fatma Ayunidya itu telah meninggal dunia pada 19 Juli 2021.
Untuk diketahui, wanita yang akrab disapa Nita itu viral setelah menunjukkan kebolehannya mengendarai mobil. Ia tampak berkali-kali ngepot layaknya pembalab drifting.
Semakin menghebohkan, Nita memamerkan kehebatannya itu dalam kondisi tengah mengandung. Ia bahkan bisa berkendara layaknya film laga "Fast adn Furious" dengan menggunakan berbagai jenis mobil.
Salah satu jenis mobil yang digunakan adalah Honda Brio atau Honda Mobilio. Dia mengendarai mobil itu dengan ngepot ke sana kemari bak pembalap saat hamil.
Aksinya berbagi ilmu slalom itu menjadi perbincangan. Ia bahkan mendapatkan julukan sebagai "Emak Ngepot" oleh warganet.
Salah satu akun Twitter bernama @shitehoblin juga membandingkan aksi Nita dengan karakter Letty di film "Fast and Furious". Ia menyebut Nita sebagai Letty yang hijrah karena mengenakan hijab.
"Letty fast and furious hijrah," tulisnya sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Selasa (24/8/2021).
Adapun kalimat Nita yang paling diingat saat drifting adalah, "Ayo kita belajar slalom dulu, nggak masalah ya, biarpun lagi pakai daster."
Namun, semangatnya dalam drifting dan berbagai ilmu slalom itu harus berakhir. Ia dikabarkan meninggal dunia setelah melahirkan seorang bayi perempuan cantik.
Baca Juga: Soal Eks Napi Jadi Penyuluh Antikorupsi, Publik Jagokan Setya Novanto Jadi Pimpinan KPK
Kabar ini disampaikan oleh akun salah satu sahabatnya, Ety Soraya. Melalui akun Instagram, sahabatnya mengucapkan selamat jalan atas kepergian Nita untuk selama-lamanya.
"Selamat jalan Dik Nita, Yuanita Fatma Ayunidya, dan kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan. Amen," tulis Ety Soraya.
Nita sendiri merupakan peslalom kenamaan asal Jawa Timur. Ia lahir di Surabaya, 8 Agustus 1980. Ibu tiga anak ini kemudian menikah dengan sesama atlet otomotif, Ipung Hamzah.
Alumni Fakultas Psikologi Universitas Surabaya ini ternyata memang mendalami cabang slalom. Ia juga aktif dalam cabang gymkhana dan time rally atau reli wisata.
Nita menjabat sebagai Ketua Bidang Ikatan Motor Indonesia Women in Motorsport atau IMI WIM. Selain itu, ia juga dipercaya menjadi Bendahara Jatim Slalom dan Bendahara HIPMI Sidoarjo.
Video Nita melakukan aksi drifting bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Soal Eks Napi Jadi Penyuluh Antikorupsi, Publik Jagokan Setya Novanto Jadi Pimpinan KPK
-
Penjual Jajanan Beli Baju untuk Anak, Buat Pemilik Toko Menangis
-
Totalitas Banget, Viral Wanita Ini Dapat Hadiah Rak Pakaian Hasil Buatan Pacar
-
Viral Komplain Pesanan Salah, Driver Ojol Malah Dikeroyok Karyawan Resto
-
Salah Lapor Nilai Ujian ke Ayah, Anak Curhat Kena Hukuman Ngeri saat Kelas 1 SD
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku