Suara.com - Viral video wanita yang membuat kreasi tas jinjing menggunakan bahan celana dalam. Ide kreatif itu kemudian viral di media sosial.
"Styling my underwear (It's new and unused lol) (Mendesain pakaian dalamku, -red)," tulis sang pemilik akun sebagai keterangan unggahan.
Kreasi itu direkam oleh sang pemilik akun dan diunggah melalui akun TikTok pribadinya.
Dalam video yang diunggahnya di akun TikToknya, @putrisamboda, wanita tersebut membuat tas dari celana dalam. Namun, bahan celana dalam yang digunakan itu merupakan celana dalam yang masih baru dan belum pernah dipakai.
Hasil karya yang dibuat itu terlihat unik. Selain itu, sang pemilik akun juga pandai mencocok-cocokan pakaian sehingga ia terlihat tetap bergaya meski menggunakan tas berbahan celana dalam.
Video ini viral di kalangan warganet dan menuai beragam respon. Beberapa dari mereka memberikan kritikan untuk sang pemilik akun. Namun ada pula warganet yang mengapresiasi dan memberikan saran.
"Nggak gitu juga sih please," ujar warganet.
"Geli nggak sih," tambah yang lain.
"Hmm gimana yah kreatif sih tapi ah sudahlah," timpal lainnya.
Baca Juga: Presiden Tanzania Dikritik karena Sebut Pemain Bola Wanita Berdada Rata
"Nggak etis aja sih menurut gue," ucap warganet.
"Kalo diliat-liat fashion mba nya ini emang yang mengarah kesitu lho guys, paham nggak sih? wkwk kayak misalkan blazer mie, baju gambar tepung segitiga," tulis warganet.
"Keren banget bisa sekreatif ini, btw polos gitu agak awkward gak sih? Saran aku coba dikasih pernak-pernik dikit atau pin gitu biar kesannya nggak terlalu awkward," komentar warganet.
Sebelumnya, sempat viral bentuk tas bagaikan kursi kecil. Tas itu viral setelah dibagikan oleh pengguna Twitter bernama Lexi Brown lewat akun @lexilafleur pada 21 April 2021.
Tas berbentuk kursi itu merupakan keluaran merek fashion dan aksesoris asal New York, AREA. Tidak sembarangan, tas mungil tersebut dibuat berhias kristal di semua sudutnya sehingga harganya pun sangat mahal.
Di situs jual beli online Nordstrom, tas AREA Pave Chair dijual dengan harga USD 895 atau sekitar Rp 12,9 juta.
Berita Terkait
-
Presiden Tanzania Dikritik karena Sebut Pemain Bola Wanita Berdada Rata
-
Haru, Viral Video Ayah Genggam Erat Tangan Putrinya di Hari Lamaran
-
Hanya Karena Pakai Cincin Semalaman, Perempuan Ini Alami Kejadian Mengerikan
-
Hapus Coretan "Tuhan Mau Kami Gambar", Plt Lurah Karet Kuningan: Jangan Ditunda-tunda
-
Bapak Ngaku Dulunya Direbutin Banyak Cewek, Potret Jadulnya Jadi Sorotan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi