Suara.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo berhasil menyabet penghargaan spesial sebagai kepala daerah yang bekerja keras luar biasa di bidang pariwisata. Ini lantaran sejumlah destinasi wisata Jawa Tengah berhasil menjadi pemenang dalam ajang Trisakti Tourism Award 2021.
Trisakti Tourism Award 2021 merupakan ajang bergengsi perlombaan pariwisata yang digelar oleh DPP PDI Perjuangan. Sebanyak 242 daerah mengikuti ajang ini.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendapatkan penghargaan sebagai kepala daerah yang memiliki effort luar biasa di bidang pariwisata. Dua daerah wisata di Jateng yang berhasil meraup penghargaan adalah Karimunjawa dan Taman Nasional Merapi-Merbabu.
"Untuk kategori kepala daerah yang memiliki effort luar biasa di bidang pariwisata. Penghargaan diberikan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan destinasi wisata andalan Karimunjawa dan Taman Nasional Merapi-Merbabu," kata MC dalam acara itu.
Ganjar yang hadir secara langsung maju untuk menerima penghargaan. Memakai pakaian adat Jawa, Ganjar menerima penghargaan yang diberikan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto.
Selain Ganjar, sejumlah kepala daerah lain juga mendapat penghargaan. Diantaranya Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen; Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabagalet, Wagub Sulawesi Tenggara, Lukman Abunawas; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani dan Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey.
Selain itu, sejumlah penghargaan juga disabet sejumlah desa wisata Jawa Tengah. Dari semua kategori yang dilombakan, desa wisata di Jateng masuk sebagai pemenang.
Adapun kategori desa wisata kreatif, juara pertama diraih Desa Wisata Wanurejo Kabupaten Magelang. Untuk kategori desa wisata pilihan netijen, juara pertama diraih oleh Desa Wisata Sumber Jatipohon Grobogan.
Selain itu, untuk kategori desa wisata budaya, dua desa wisata Jateng mendapat juara. Kampung Wisata Budaya Baluwarti Solo menyabet juara 3 dan Desa Wisata Kaligentong Boyolali sebagai juara harapan ketiga.
Baca Juga: Pemprov Jateng Izinkan Sekolah Gelar Tatap Muka Terbatas 30 Agustus, Ini Syaratnya
Sementara untuk kategori desa wisata alam, Desa Wisata Kandri Kota Semarang menyabet juara harapan tiga. Dan untuk kategori desa wisata kuliner, Desa Wisata Kampung Jawi Semarang menyabet juara pertama. Selain itu, ada pula Desa Wisata Gerduren Banyumas sebagai juara harapan ketiga dalam kategori yang sama.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, penghargaan ini dipersembahkan untuk insan pariwisata di Jawa Tengah.
Dia berharap, penghargaan ini dapat memicu semangat para pelaku pariwisata Jateng khususnya di desa-desa untuk terus berkreasi dan berinovasi.
"Penghargaan ini untuk insan pariwisata di Jawa Tengah. Semoga menjadi penyemangat untuk kita semua," ucapnya.
Ganjar mengatakan, pengembangan desa wisata di Jawa Tengah memang sedang digenjot. Banyak desa wisata di Jateng yang telah tumbuh dan menjadi percontohan nasional.
"Kami bahkan sudah buatkan Perda Khusus Desa Wisata. Selain itu, setiap ada desa wisata unggulan, kami memberikan uang pembinaan masing-masing Rp1 miliar," ucapnya.
Berita Terkait
-
Update Merapi, Awan Panas Meluncur Sejauh 1,3 Kilometer ke Arah Kali Bebeng
-
Jaga Pasokan Oksigen Medis, Pemprov Jateng Minta BUMD Maksimalkan CSR
-
Nekat! Viral Cowok TikTokan di Puncak Gunung Merapi saat Status Siaga
-
Masuk Fase Keluarnya Magma, Gunung Merapi Berstatus Siaga
-
Diterjan Hujan Abu Erupsi Gunung Merapi, Ini Kondisi Magelang
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah